Jumat, 05 Desember 2014

Jakarta dengan keangkuhannya

Jakarta, ah siapa yang tak menganl dengan 'Jakarta' , kota yang menyajikan gedung-gedung bertingkat tinggi menjulang ke langit, dengan berbagai design. Aku menikmati sekali perjalanan ku ketika ke Jakarta, karena hari ini merupakan pertama kalinya aku naik bus patas mayasari bakti. mungkin sudah lima tahun aku tak merasakan para pengamen menyanyikan sebuah lagu di atas bus patas, dan aku sudah lama tak disapa oleh para penjajak tukang jualan, banyak sekali aktivitas di dalam bus patas yang sudah lama engga aku rasakan sejak aku pergi merantau di kota satria Purwokerto dan sudah lama kebiasaan naik bus patas aku tinggalkan karena aku menikmati kenyamannya dengan menggunakan KRL (kereta rangkaian listrik). 

Aku mendengar suara permisi dari salah satu pengamen yang ada di bus patas yang aku tumpangi saat itu, ia seorang gadis berbaju merah muda (pink) gadis itu nyanyi dengan nada suara yang serak dan merdu, dengan menggunakan gitar kecil gadis berambut panjang tersebut menyanyikan sebuah lagu, yang aku sendiri tak tahu itu lagu siapa. sungguh aku menikmati suara serak dan merdu gadis tersebut, tak kala sesekali aku melihat ke arah gadis belia tersebut. aku malu dengan perjuangan gadis tersebut, ditengah-tengah desek-desekan penumpang di bus patas mayasari bakti jurusan Bekasi-Kalideres ia tetap berjuang, di jalan demi ingin mendapatkan sesuatu (uang). sungguh tamparan keras buat aku dalam mencari sebuah rejeki di Jakarta, aku pun tertunduk hanya ingin meminta maaf kepada Gusti Alloh, mungkin selama ini aku hanya berdoa yang berisi keluhan dan keluhan tanpa diiringin dengan rasa syukur yang maksimal. si gadis belia pun itu selesai menyanyikan lagu pertama, pikir ku ia sudah selesai, ternyata ia melanjutkan lagu kedua, dengan lagu yang engga aku tahu judulnya, hehe lagi-lagi aku hanya menikmati tanpa mengikuti lirik dari gadis belia tersebut. tak terasa petikan gitar ia pun berakhir, terakhir pun ia membuka sebuah kertas sebagai wadah untuk meminta recehan-recehan untuk menyambung hidupnya kepada para penumpang yang berbaik hati untuk mengasih recehan-recehannya. akhirnya si gadis itu pun turun di slipi, lalu bergantian dengan tukang permen dan tissu untuk menjajakan dagangan lalu ia tawari keseluruh penumpang patas yang aku tumpangi, selepas pedagang permen selesai, aku pun harus turun di tomang dengan berganti bus, karena bus yang aku tumpangi tidak melewati daerah yang aku tuju. mau engga harus mau untuk bersigap mengganti bus, dengan lincah kaki ini turun dengan gesit untuk turun lalu berganti bus. ah perjuangan itu harus capek, yes harus capek karena dengan capek kita bisa menghargai waktu luang untuk bergosip ria, berjalan kaki di sebuah taman, memakan batagor sambil menyeruput es teh manis. terkadang perjuangan pun harus rela bersahabat dengan keangkuhan antara mobil pribadi dengan angkutan umum yang lainnya, segudang keangkuhan di kala sore di kota Jakarta tak pernah aku lupakan,bahkan tak sedikit pun ada memendam kesal dengan keangkuhanmu Jakarta.



"keangkuhan Jakarta best friend for fever"

Senin, 01 Desember 2014

Matur Suwun Gusti Alloh




 Bandung city tour
Bandung merupakan ibu kota dari Jaw Barat,  kota dengan sebutan “kota kembang” dengan suasana yang asri nan sejuk membuat para pelancong tidak melewatkan daftar kota yang wajib dikunjungi. Jika anda ke kota dengan julukan kota kembang ini naik lah kereta api, karena sepanjang jalan menuju Bandung, anda disajikan dengan pemandangan yang indah dan bisa membuat anda melupakan rutinitas kegiatan anda sehari-hari dengan secangkir kopi yang bisa anda pesan di restorasi kereta.  Bandung dikenal dengan syurganya para shopaholic dan juga para penikmat kuliner. Salah satu yang wajib di kunjungi ada ciwalk merupakan singkatan cihampelas walk merupakan pusat pembelanjaan yang ada di Bandung, di sana kita dimanjakan oleh berbagai kebutuhan yang kita jadikan buah tangan buat sanak keluarga yang ada di rumah, mulai dari jajanan khas bandung, baju yang dituliskan I love Bandung sampai baju adat khas Jawa Barat kita bisa jumpai di sepanajng ciwalk.  Sepanjang ciwalk pun kita bisa melihat para pengrajin kerajinan yang terbuat dari kayu, yang dijadikan untuk aksesoris baik di kendaraan pribadi kita ataupun di rumah.
Bandung tidak hanya terkenal dengan ciwalk, akan tetapi berbagai museum yang ada di kota Bandung seperti gedung sate, yang menjadi ikon ibu kota Jawa Barat ini, kita dapat menikmati udara segar sekaligus berselfie ria di sepanjang taman yang ada di depan gedung sate, biasanya masyarakat Bandung tumpah ruah di weekend sambil menikmati hari libur. Gedung sate yang menjadi ikon dari ibu kota Jawa Barat ini terletak di jalan Diponegoro (jalan cimandiri) . Bandung tidak hanya ada ciwalk, gedung sate, tetapi ada pasar baru.
Pasar baru ini terletak di belakang stastiun kota Bandung, ini pusat kedua tempat belanja glosiran yang ditawarkan oleh kota kembang ini. Berbagai macam barang ada di sini  serta pasar baru ini menjadi tempat favorit orang Bandung dalam berbelanja baik untuk dipakai sendiri, menjadi buah tangan ataupun dijual kembali, pasar baru menjadi favorit para shopaholic karena mempunyai banyak toko serta dengan harga yang terjangkau. Bagi para pelancong mungkin banyak yang tidak tahu keberadaan pasar baru Bandung, karena hal ini pada umumnya pelancong hanya tahu di ciwalk yang menjadi pusat pembelanjaan di kota kembang ini. Bagi saya pasar baru merupakan tempat yang wajib di kunjungi ketika ke Bandung karena di sini kita tidak hanya menikmati barang yang ingin kita jadikan buah tangan tetapi di sini pun kita bisa lihat gedung-gedung tua yang ada di sekitaran jalan pasar baru, serta jajanan tradisional masyarakat Jawa Barat pada umumnya dengan harga yang murah yang pasti di jamin enak.  Jajanan yang pada umumnya yang dapat anda temukan adalah sorabi, mie kocok Bandung, cilok, cimol, combro, uli (ketan) goreng. Jika anda berkunjung ke pasar baru simpanlah barang berharga di dalam penginapan saja, anda cukup bawa uang dalam dompet ataupun kartu atm buat menghindari para pelaku pencurian. Dan berpandailah menawar jika anda berkunjung ke pasar baru ini serta teliti dalam berbelanja, mungkin ini tips dari saya untuk berbelanja di pasar baru Bandung.  Jika anda sudah merasa puas dengan berbagai macam jajanan dan belanja di Bandung dan buah tangan sudah di dapat untuk orang yang dicintai. Saatnya anda menikmati museum kereta api yang jaraknya tidak jauh dari pasar baru, di sana kita bisa menikmati suasana tempo dulu dari stastiun Bandung, dan kita pun bisa melihat peninggalan perkereta apian jaman dulu. Di dalam stastiun Bandung anda pun bisa kembali membeli oleh-oleh khas bandung dari toko roti yang sangat terkenal di kota kembang ini, yaitu kartika sari, dan brownies amanda. Ini saya bisa berbagi sedikit cerita tentang travelling di kota Kembang Bandung, selamat bertravelling :)


Susan Agustin
0857-247-247-52

Rejeki Gusti Alloh sudah ditakdirkan jangan pernah ada rasa takut untuk tertukar, yees bermodalkan pengalaman pernah ke kota kembang, artikel ini goll. Matur Suwun Gusti Alloh atas nikmatMU semoga menjadi ladang berbagi rejeki untuk sesama umatMU. 

Sabtu, 29 November 2014

Perempuan

Kala di waktu senja terbenam aku hanya menghabiskan waktu untuk mengobrol yang ringan seakan tidak ada beban apa-apa, disela-sela mengobrol dengan teman ku, ia pun mengirimkan gambar yang ia foto, foto itu adalah tanaman bunga mawar yang ia rawat dalam dua-tiga bulan terakhir ini, yang berhasil mekar di halaman rumahnya. kemudian aku pun teringat pesan yang diberikan ustadzah ku, "jadilah seorang perempuan seperti bunga mawar, ia tetap cantik walaupun hanya dipandang, tak mudah di sentuh" karena dikelilingi oleh duri, duri yang melindungi dari tangan-tangan jail untuk memetik sekuntum mawar. lalu ustadzah ku pun memberikan penjelasan yang lebih rinci, kenapa perempuan harus seperti bunga mawar. pertama perempuan adalah makhluk yang dimuliakan oleh Tuhan dengan KuasaNya perempuan dapat mengandung, melahirkan, dan menyusui. kedua Syurga ada di bawah telapak kaki perempuan (Ibu), sebab itu ustadzah ku tak pernah bosan berpesan kepada kami "jadilah seorang perempuan yang tidak gampang dipetik untuk dihisap sari-sarinya lalu dilupakan dan dicampakan". 

 


"Jadilah perempuan seperti bunga mawar, yang tak mudah dipetik sembarangan"

Jumat, 28 November 2014

Berjalanlah

Kamu hanya cukup berjalan, yeeess berjalan lebih jauh. 

Berjalan tanpa lelah tanpa mengkhawatirkan apa yang akan terjadi. 

Berjalanlah dengan penuh keyakinan, penuh dengan tekad, penuh semangat

Berjalanlah tanpa menoleh kebelakang

Berjalanlah tanpa rasa ragu.

Berjalanlah tanpa rasa takut akan jatuh

Teruslah berjalan sampai dititik di mana kamu merasa cukup untuk mensyukuri yang sudah diraih.





"Berjalan lah tanpa mengenal lelah, terus melangkah tanpa rasa takut akan terjatuh" 

Rabu, 26 November 2014

Piknik dan abiskan waktu luangmu

Hari sabtu minggu kemarin, temen ku vina alias nay mengajak aku untuk jalan-jalan, menikmati taman yang ada di daerah PIK Utara Jakarta, selepas aku minta ijin ke mama, aku pun buru-buru mengkonfirmasi bahwa aku bersedia mengikuti agenda yang telah direncakan oleh nay. Jujur aku saat itu aku belum tahu taman mangrove kaya gimana, daerahnya juga aku ga tahu. Jumat malam sebelum kita keesokan harinya aku dikasih kontak salah satu senior nay yang ikut juga, kebetulan dia pengguna sesama KRL, alhasil kita janjian untuk berangkat bareng dari stastiun Bekasi. ya teman baru ku dan ia seangkatan aku juga cuama beda jurusan dan fakultas, akhirnya sepakat buat ketemuan di Stastiun Bekasi 06:30 pagi, dengan sebutan nama aslinya yaitu Gilang, akhirnya gilang duluan yang sampe di Stastiun Bekasi, dibanding aku. Singkat cerita kami naik KRL Bekasi-Kota, lalu menyambung TJ (transajakarta) buat bergabung dengan nay dan temennya gilang yaitu Nita. Kita sepakat buat ketemua di halte Penjaringan, lalu sambung angkot untuk sampai ke Taman Mangrove, karena kita hanya bermodal blog seseorang yang pernah ke taman mangrove, akhirnya kita banyak nanya dengan warga sekitar, hanya untuk sampai di taman mangrove. 

Panasnya udara Jakarta tak membuat kita turun semangatnya, walaupun ya sedikit lelah, tetapi aku lewatin dengan happy walaupun dalam keadaan sakit perut yang ga karuan.hehhehe setelah kita sampai di jalan yang menuju Taman mangrove, kita belum bisa menikmati kesejukan dari taman mangrove, kita harus berjalan kaki 100 meter, lumayan ngebakar lemak di saat waktu menujukan jam 10 pagi. aku terus berjalan mengikuti alur jalan yang menuju ke taman mangrove, sambil liat kanan kiri, udara yang panas tak membuat ku lelah, karena info yang aku dapatkan dari nay, di sana udaranya sejuk, pokoknya enak. dalam benakku, "kapan lagi bisa menikmati pepohonan di Jakarta, yang jumlah pepohonan bisa di hitung oleh jari. tak sabar hati ini untuk melihat dan merasakan keindahan dan sejukan dari pepohonan yang ada di taman mangrove". dengan langkah yang semakin cepat, akhirnya kita berempat sampai di pintu gerbang masuk taman mangrove, dengan kena cash 25 ribu, harga yang lumayan murah buat ukuran kehidupan di Jakarta, taman mangrove dan taman-taman yang disini juga perlu perawatan tidak salahnya bayar buat menjaga kelestarian di taman mangrove ini.

Pertama yang kita liat dari pintu gerbang adalah, mesjid sebuah tempat ibadah yang sangat asri dan sejuk, dengan gaya klasik, masjid tersebut terbuat dari kayu-kayu yang di bawah itu adalah sungai yang ada di sepanjang taman mangrove. ya Alloh betapa indahnya rumahMu di sini, tak lepas bibir ini mengucapkan kalimat subhanalloh sayangnya aku tidak bisa menikmati bersujud di mesjid ini, karena aku berhalangan. suasana yang adem dan asri membuat mesjid dengan gaya klasik yang bernuasa serba kayu ini memberikan kenikmatan untuk beribadah. serta masjid ini di bawahnya ada sungai yang mengalir di bawah bangunan mesjid ini. menuju mesjid ini, tidak dilapisi oleh keramik, akan tetapi dengan sebuah kayu-kayu papan gitu, terus di pagari dengan kayu lagi dan sepanjang jalan menuju mesjid yang ada di taman mangrove kalian akan dimanjakan oleh aliran air yang mengalir di bawahnya. betah iri hati ini dengan nita dan nay yang bisa bersujud di mesjid yang ada di taman mangrove. setelah kita melewati area mesjid kita masih harus melewati pos penjagaan atau tiket masuk, oh iya peraturan di taman mangrove ini tidak boleh kamera loh. jika pengujung ketahuan bawa kamera akan di kenakan sangsi berupa denda yang lumayan besar yaitu 1 juta rupiah. jika teman-teman ingin membaw kamera atau mau hunting  boleh mengajak 7 orang teman dan membawa kamera masing-masing lalu membayarnya setengah dari harga denda jika tidak salah info sih gitu.hehehe

di area pintu masuk pertama :))


Tempat yang kedua setelah kita melewati mesjid yang subhanalloh yang di gerbang awal kita akan di sajikan oleh berbagai macam benda-benda yang amat sangat asri, seperti kandang bintanag, pohon-pohon hias yang ada pada kanan-kiri jalan menuju tempat-tempat yang ada di taman mangrove tersebut. di sepanjang jalan kita juga di sajikan pemandangan seperti bangunan, buat penginapan bentuknya seperti segitiga, serta pendopo-pendopo untuk pertemuan orang-orang kantoran, di sana pun disediain sebuah tempat makan, ada kantin juga. kalo masalah harga di kantin di taman mangove sedikit lebih mahal karena ya, tempat wisata.hehehe sensasi yang akan kita temui di taman mangrove adalah ketemu biawak yang ukurannya ga gede-gede juga sih. kita pun dapat melihat kepiting yang berkeliaran di dalam rawa-rawa yang ada di taman mangrove. binatang yang lain yang bisa kita liat adalah monyet, di sini engga sembarangan ngelempar makanan buat makhluk tersebut, karena ini bukan rangunan yang bebas melempar kacang buat si monyetnya.hehe

di tempat pendopo kecil yang terbuat dari kayu-kayu :))

ketiga kita akan dimanjakan oleh dermaga yang disediakan oleh taman mangrove, yaitu sebuah perahu yang tradisional sampai perahu yang kekuataan turbo.hehehe dengan menyewanya kalian akan dimanjakan pemandangan yang asri keindahan di taman mangrove ini. cuma karena kita sedikit modal jadinya kita tidak bisa menyewa yang disediain oleh pihak taman mangrove.hehe kita pun mulai berpetualangan, kita masuk ke lorong yang disesakan oleh berbagai macam pepohonan yang rindang serta kita akan berjalan di atas kayu-kayu yang ditumpuk bentuknya bukan dari papan tetapi dari batang kayu gitu, terus tidak rata seperti papan, sedikit bergelombang serta kita disediain tempat duduk yang terbuat dari batang kayu juga, yang bisa menjadi tempat istirahat ketika kelelhana dalam berpetualangan. sepanjang jalan kita akan dimanjakan jenis pepohonan, pokoknya ga bakal nyangka kalo kita itu di Jakarta.hehe 

tempat peristirahatan dermaga :))


Tempat yang keempat kita akan bisa merasakan air sungai yang mengalir sepanjang di taman mangrove, banyak banget tempat yang disediain oleh pihak taman mangrove, dan kita bisa menikmati tiupan angin, bayangan pesawat yang melintas di atas kepala, dan melihat desiran dengan skala kecil yang ada di sungai. setelah kita menikmati berpetualangan dalam rawa taman mangrove kita juga bisa kembali keluar dan menikmati perjalanan yang belum dinikmati, di taman mangrove juga ada lahan buat menanam tanaman mangrove dan di kasih nama sesuai siapa yang menanam.hehe dan itu juga perlu biaya yang tidak murah, aku dan temn-teman saat itu hanya bisa melihat saja.hehe 

tempat menuju berpetualangan sebelum ke pantai :))

kelima merupakan tempat yang terakhir yang kita singgahi, karena ini menuju ke pantai. yes pantai, pantai Utara Jakarta. sebelum kita sampai di pantai kita harus melewati rawa-rawa lagi dan menikmati rindangnya pepohonan lagi, dan udara yang sejuk karena tanaman mangrove.heheh ga terlalu jauh dan ga terlalu deket juga buat ketemu pantai di taman mangrove ini, yes pas kita mau ke pantai alat-alat berat akan menghiasi di kuping kita, dan sesampai di depan pantai kita akan melihat alat berat yang sedang bekerja, beberapa perahu barang berat yang bersandar, pribadi melihat pantai yang ada di taman mangrove sedikit kecewa karena di bayangan pribadi pantai lepas gitu, heheh tetapi ga terlalu kecewa karena senangnya lebih banyak jika di banding dengan rasa kecewanya.

"nikmatilah waktu luangmu, selagi banyak luang waktumu untuk dinikmati"

Sabtu, 08 November 2014

sepucuk surat keresahan

Biarkan aku tenggelam dalam sebuah asa yang mungkin, suatu saat hari aku tahu ini merupakan takdirNya.
Biarkan aku menyelam dalam keasaan, ketika rasa ini tak tahu akan kapan start nya.
Biarkan aku tersadar oleh rasa ini, rasa yang tak pernah tahu di mana akan finish nya.

Aku menikmati ini Tuhan,
Aku mengikuti proses ini Tuhan,
Bahkan aku tidak henti-hentinya selalu berharap yang terbaik dari yang baik,

Tuhan yakinkan aku Tuhan, bahwa ini akan baik-baik saja,
Tuhan dekap aku Tuhan, bahwa ini akan indah pada waktunya,
Tuhan Engkau sebaik-baiknya penolong.

Selasa, 04 November 2014

Transportasi ku sayang, Trasnportasi ku malang.

Mungkin bukan hal yang baru buat ku harus menggunakan transportasi ini (Kereta) diakses dari rumah tidak terlalu jauh jaraknya dan tidak terlalu dekat. aku sudah mengenal kereta sejak aku kecil, tetapi merasakannya pertama kali, yaitu sejak aku duduk di SMP. Jarak yang aku tempu tidak terlalu jauh, hanya sebatas daerah, yaitu Jatinegara. Kebetulan tetangga ku memilik sanak saudara di kampung pulo, akses yang tidak butuh waktu lama, hanya dengan menggunakan kereta listik. Pertama kali naik aku ingat betul, aku naik yang kelas ekonomi, semua pedagang, pengamen, semua menjadi membaur di dalam satu gerbong kereta dengan penumpangnya. seakan pasar induk pindah kedalam rangkaian gerbong kereta, di sini lah aku merasakan betapa di sayang transportasi ini (dibaca: kereta). Sejak pertama kali menaikinya, kereta ini ada berbagai macam jenis kelas, yaitu ekonomi, bisnis dan eksekutif. pembagian kelas ini unik, kalo kelas ekonomi, non-Ac dan berenti di setiap stastiun, sedangakan yang bisnis ber-Ac berhenti di setiap stastiun, sedangkan eksekutif jaraknya hanya berentian dititik tertentu Bekasi, Jatinegara, Gambir, Jakarta kota. (kalo se-ingatan ku)

Dimemori aku dulu, stastiun merupakan tempat untuk mencari nafkah, sekaligus menjadi penolong bagi orang-orang yang kelaparan ataupun kehausan akan dahaga yang menyerang, karena pedagang asongan boleh masuk ke area peron jalur kereta. bahkan pedagang boleh masuk ke dalam rangkaian. Ah terlepas dari hal itu, aku hanya ingin menceloteh sedikit transportasi ku sayang, transportasi ku malang, dari beberapa yang pernah aku alami, baru tadi tepatnya selasa 04-11-2014 merupakan kejadian yang membuat ku selalu berucap "masyaalloh", "astagfirulloh" "Allohuakabar" atau bahkan yang menyebut "njiiir" "buset" "beuh" "damn" "shit" dan umpatan-umpatan lainnya, terdengar di kuping sesama penumpang. Aku merasakan betapa sesaknya dan dorong-dorongan dengan penumpang satu sama lain hari ini, yah mungkin hari ini ada beberapa kereta yang mengalami keterlambatan, atau ketertahanan perjalanan, entahlah yang pasti hari ini benar-benar melihat dan merasakan sendiri berdesak-desakan, saling sikut sama satu sama lain, bahkan sampai memaksakan masuk ke dalam kereta yang sudah overload. semua rangkaian kereta tidak hanya dipenuhi oleh ribuaan manusia, akan tetapi benda mati pun berdesakan di atas tempat penyimpanan barang yang tepat di bawah tempat penumpang. seharusnya pemandang yang tidak asing bagi ku, akan tetapi hari ini seolah semua ribuan umat manusia jabodetabek pada keluar semua dari rumah, ah entahlah tapi ini yang aku rasakan. Dan anehnya lagi penumpang di KRL yang aku tumpangin hampir semua turun di pemberentian terakhir yaitu Stastiun Bekasi. semakin banyak warga Bekasi yang mengakses transportasi ku sayang, transportasi ku malang.

Selasa, 21 Oktober 2014

Hidup tanpa topeng itu menyenangkan.

Entah mau mulai dari mana, aku hanya ingin menceritakan kepenatan dalam persoalan kehidupan seorang ibu yang berjuang demi kebahagian anaknya, tetapi anaknya itu benar-benar tidak memiliki sikap terpuji. selalu mempentingkan keegoan. anak ini sebut saja bunga, memiliki kehidupan yang berpura-pura, entahlah apa maksud menutupi kehidupan yang sebenernya. rasa ego begitu tinggi bahkan melekat di dalama tubuhnya. yes melekat sangat amat melekat dalam kehidupannya. ibu ini harus berjuang untuk memenuhi keegoan dari anaknya, aku sebagai pendengar dari kerabat sang ibu empunya kisah ini.  tidak abis pikir dengan akal sehat, apa gunanya dan apa untungnya untuk berdramaturgi seolah-olah memiliki kelebihan harta jika kenyataannya tidak punya. "hai engkau bunga liatlah ibu mu, ibu mu yang sekarang harus menghidupkan dirimu sendiri tanpa didampingi oleh suami atau bapakmu kamu masih mempertahankan keegoan mu nak?". 

Banyak dibenak ini pertanyaan-pertanyaan yang mau aku berikan kepada anak itu, sayang seribu sayang ia memiliki rasa nekat ketika kita mencoba untuk menasehati, tindakan nekat dari bunga adalah "bunuh diri" masyaallah Allohuakabar, ada apa dengan kepribadian si bunga ini. di situ aku hanya terdiam sejenak berempati terhadap perasaan sang ibu, tetapi jiwa ini tak sanggup buat berempati, hati ini tersayayat seperti kulit yang tak sengaja tergores dengan benda tajam. disela-sela aku berusaha masuk untuk berempati aku hanya mikir, apa yang salah dengan cara pemikirannya, atau salah sang ibu yang selalu memanjakan anaknya, apa-apa harus dituruti, dan lagi-lagi aku dibangunkan dari lamunan ku. "teh salah sang ibu yang selalu ingin membahagiakan tanpa dikasih arahan yang benar, jadi anak menjadi ngelunjak gitu" ucap kerabat dari sang ibu, lalu aku pun lanjut mendengarkan kisah ini dari kerabat sang ibu. pada akhirnya aku tak kuasa untuk mendengarkan cerita tersebut. 

Aku hanya ingin berterimakasih Tuhan, yang telah memberikan malaikat di bumi ini yaitu bu Rusmini dan pak Nana yang selalu memberikan pengertian dari arti sebuah kehidupan yang lebih berarti, mengsampingkan rasa ego serta menjadi diri ini tampil apa adanya tanpa harus memakai topeng untuk mendapatkan simpatisan teman ataupun orang sekitar.

Senin, 13 Oktober 2014

Wilujeng Teupang pah.

Pah, aku inget ketika air mata papah jatuh ketika melihat wajah anak perempuan bungsu mu terluka karena jatuh. Papah yang biasanya gagah butiran air mata jatuh di pipi lembut mu. 
Pah, sejak itu aku tahu engkau memiliki hati lembut dibalik kebijaksanan, kemarahanmu ada cinta dan kasih sayang tulus untuk ku. 
Pah, engkau mengajarkan ku bagaimana memahami mama ketika beliau badmood.
Pah, makasih semuanya segala cinta dan kasih sayangnya.
Pah, hampura teteh belum bisa kasih apa-apa kecuali doa yang selalu dipajatkan.


Wilujeng Teupang Pah, 

Tuhan aku hanya ingin Engkau selalu kasih nikmat sehat jasmani dan rohani
Tuhan ijinkan aku untuk membahagiakanya.
Tuhan ijinkan aku untuk mengasihi ia, sebagaimana ia mengasihi ku di waktu kecil. 
Tuhan ijinkan aku untuk merawat dan menjaga diakhir tuanya.

Wilujeng Teupang Pah, 23 September

Minggu, 14 September 2014

Menunggu kado dari KuasaMu

Pernah merasakan sesuatu yang tak sejalan dalam kehidupan ? 

jawabannya "aku pernah mengalami yang tak sejalan". 

ketika aku ingin masuk Fakultas Hukum, iya dari sejak dulu di sekolah cita-cita ku ingin jadi seorang yang duduk di Pengadilan, memakai baju hitam, memegang palu yang diletakkan di meja berwarna hijau. aku ingin menjadi seorang hakim. teringat ucapan guru gaji ku yang bilang "dunia ini sudah tak ada lagi keadilan yang berpihak ke kaum kecil"  seketika aku mengucapkan "aku mau jadi HAKIM" ucap di lubuk hati. Setelah masuk SMP entah aku ingin sekali membaca buku undang-undang mengenai pasal-pasal, dan sejenisnya, pelajaran yang mengenai dengan dunia hukum seperti pasal-pasal dan kawan-kawannya di sekolah menengah pertama hanya ada PKN (Pelajaran Kewarganegaraan). PKN merupakan menjadi kebanggan ku ketika aku mempelajarinya, aku seakan menemui apa yang aku idam-idam kan. 

Memasuki Sekolah Menengah Umum semakin menjadi inginan ku terwujud, apalagi ketika penjurusan IPA atau IPS. awalnya aku ingin masuk kelas sains, tetapi nilai-nilai di rapot dominan kelas sosial. akhirnya aku memutuskan apa yang sudah ditakdirkan di buku rapot. sejak memasuki kelas 11 Ips 1 aku sudah memantapkan diri, aku ingin meneruskan ke Hukum, membuktikan apa benar yang dikatakan oleh ustadz ku bahwa di dunia ini sudah tak ada lagi yang namanya "keadilan" waktu terus berputar, tak terasa kelas 12 pun aku singgahi dengan begitu banyak jadwal bimbel di luar maupun privat dengan guru matematika. Aku dulu terfokuskan di matematika, karena aku merasakan keterbatasan kemampuan ku di bidang matematika, akhirnya Bimbel (Bimbangan Belajar) di luar saja kurang, maka aku meminta kedua orang tua ku agar aku bisa ikut privat dengan guru di sekolah. 

Aku mengabiskan masa akhir menjadi seorang siswi di sekolah dengan segudang jadwal bimbel, ekstrakuliker. ekstrakulikuler aku pun tak sampai kelas 11, sesampai aku naik kekelas 11 aku menstopkan diri dari berbagai kegiatan diekstrakulikuler. aku menghabiskan membaca di ruang perpustakan sekolah, di lab komputer. saat itu sih aku mikirnya lebih baik di ruang perpus dibanding harus berpanas-panasan di luar gedung hehehe. tidak hanya faktor cuaca aja sih, hanya aku mikirnya ketika aku abis di ekstrakulikuler, wkatu buat belajar matematika dan mata pelajaran yang di tempat bimbel akan terganggu waktunya. sebenrnya semua temen deket ku pada ambil ekstrakulikuler merchingband, rohis, dan paskib, tetapi entah kenapa aku saat itu cuek dengan kegiatan itu, aku hanya di lab komputer, perpus atau berleha-leha di kelas. tak terpikirkan untuk mengabiskan waktu di ekstrakulikuler. 

ketika kelas 10 hampir semua ekstrakulikuler aku ikutin dan wajib emang sih statusnya kalau masih anak baru wajib ikut ekstrakulikuler. waktu aku memilih ikut KIR (karya Ilmiah Remaja), Rohis, Pramuka, Paskib. tetapi setelah aku mengalami proses tak ada satu pun aku pilih. merasa proses satu tahun cukup bagi ku untuk mengetahui bagaimana menjadi anak yang disibukkan dengan berbagai jadwal ekstrakulikuler. aku merasa saat itu mau fokus mengejar impian masuk ke Fakultas Hukum. setelah meninggalkan kelas 11 aku naik ke tahap terakhir yaitu kelas 12, semakin giat aku menjalani bimbel-bimbel, pulang malam, naik angkot, dianter temen. aku hanya ada waktu buat kongkow sama temen-temen seabis pulang bimbel atau hari sabtu. karena hari minggu tak mungkin bagi ku buat keluar rumah kecuali ada keperluan sekolah. entah kenapa aku menikmati jadwal bimbel ku, belajar matematika abis-abisan, akuntansi, bahasa inggris, geografi, dan lainya. 

Benakku saat itu hanya ingin masuk jalur yang tanpa tes SNMPTN, harapan semua siswi saat sekolah hanya lulus di perguruan tinggi tanpa tes. temen-temen sekelas udah pada daftra tes ke STT-Telkom, Simak UI, UGM. UNPAD, sedangkan aku hanya modal belajar buat UN. aku kalah start sama temen temen sekelas ku, saat itu sih aku mikirnya UN dulu baru mikirin PTN (Perguruan Tinggi Negeri). setelah memasuki semester kedua guru BK memberi tahu ke kelas bahwa ada PMDK di UNAIR (universitas Airlangga) dan aku melihat list yang tercatat bahwa nilai tidak terlalu tinggi seperti di UI, UNPAD, UGM. aku langsung tertuju dengan fakultas yang aku inginkan "F.H" , dalam hati ku "yes..alhamdulilah" ucap ku dalam hatiku. saat itu ingin rasanya memberikan info tentang PMDK di UNAIR ke mama dan papa, bahwa aku bisa ikut seleksi di dalamnya. 

Aku menceritakan semua info yang aku dapatkan mengenai hal tersebut, dan ucapan mama membuat ku melepaskan keinginan ku buat meneruskan di F.H UNAIR. beliau hanya bilang "teteh ikut tes di UPI ya ambil PGSD" saat itu tak kuasa retak semua angan-angan yang aku inginkan, yang aku pupuk sejak sekolah dasar. dari situ aku menuruti semua keinginan mama ku buat tes ke keguruan, akan tetapi hasilnya tidak lulus dalam tahap, mungkin Tuhan Maha Adil dalam segala sesuatu yang dipaksakan tidak baik untuk kedepannya, atau Tuhan sudah merencanakan sesuatu yang lebih terbaik dari baik. aku sudah melepaskan UNAIR, UPI pun aku tidak lulus test. aku hanya mengaharapkan SNMPTN saat itu, ini merupakan cara terakhir buat aku masuk ke Hukum dibenakku, akan tetapi aku SNMPTN pun mama ku tidak mau aku ambil hukum, lagi lagi aku mengikhlaskan untuk tidak megambil jurusan itu, akhirnya aku pilih akuntansi dan PGSD untuk kedua kalinya. akhirnya pengumuman SNMPTN pun aku gagal, aku sudah pasrah dengan hasil terakhir ku. saat keputusasaan ku saat itu aku hanya pasrah buat ikut tes di UNSOED saat itu, dan aku pun saat itu tidak memilih ke hukum, aku mengambil jurusan "Sosiologi" aku sudah menetapkan aku tak ambil lagi jurusan "hukum" lagi. mungkin aku lelah ataupun aku sudah menguburkan cita-cita ku.mungkin ada sesuatu yang ingin Tuhan katakan kepada ku bahwa aku bisa sukses selain menjadi seorang penegak hukum. hehe 

Proses yang aku alami dengan waktu yang tidak bisa dikatakan sebentar, aku ikhlas jika ini menjadi suratan takdir yang sudah ditakdirkan sebelum aku lahir di dunia. seakan Tuhan ingin memberitahu bahwa rencana Tuhan akan lebih indah jika kita tidak terlalu mengejar yang begitu over. Tuhan hanya ingin menunjukan KuasaNya, dan kita sebagai umat yang selalu dicintai dapat terus berdoa untuk meminta dan diselangi dengan rasa syukur yang telah Tuhan berikan. fase di saat usia belia terulang kembali ketika aku lulus kuliah, Maha Penyayang Engkau ya Rabb saat ini aku menikmati kembali fase itu. senantiasa aku pasrahkan dengan KuasaMu karena Engkau memberikan yang terbaik dari yang baik. karena Engkau Pemilik Alam Semesta ini, dengan RahmatMu dan kasih sayangMu aku berpasrah.


"Berdoa itu jangan sometime, tapi evertime kalo bisa overtime" (Andrew Sugiarto) 



Kamis, 11 September 2014

Masih ada cinta (?)

Perempuan yang ada di hadapan ku asyik dengan pengalaman ia datang ke ibu kota, liat pertunjukan teater di TIM ( Taman Ismail Marzuki). Saat disela-sela waktu bercerita ia meninggalkan guratan kekecewaan, kekecawaan yang ia rasakan ketika saat menonton pementasan, bukan kecewa dengan pementasnya akan tetapi sosok yang ia cintai. Aku mencoba menangkap semua cerita yang ia cerita kan, melihat sosok Perempuan yang sekaligus sahabat ku tak sanggup rasanya melihat pola orang yang kita cintai dan kagumi seakan tidak melihat dan ia begitu saja tanpa menyapa kita. Rasa kecewa, bete, dan lain-lain mungkin sudah campur aduk tak tahu lagi harus bersikap kaya gimana dan harus bagaimana. 

Benakku hanya terpikirkan "Masih ada cinta buat sosok lelaki yang mencuekin kamu?" ah lagi-lagi cinta yang membuat ku begitu bingung. Mungkin benar yang dikatakan Agnes Mo "cinta tak ada logika" . sahabat ku luar biasa, ia begitu besar mencintai lelaki itu. Terkadang aku tak paham dengan tingkah polahnya, begitu lapang dengan kesabaran yang ia miliki untuk tetap mencintai dirinya.Mungkin banyak sekali pengorbanan yang ia lakukan, tetapi diri ini jujur tak ada yang aku tahu pengorbanan apa untuk lelaki itu. Hanya yang aku tahu pengorbanan ia buat lelaki itu adalah perasaan, yang seakan tak pernah pergi dari hatinya.

Dahsyatnya cinta buat lelaki itu, tak pernah padam sekali pun. Walaupun sudah tidak bersama lagi dalam satu lingkaran. aku salut dengan pengorbanan hati dan perasaannya untuk tetap mencintai, walaupun lelaki itu belum bisa menerima keadaan tersebut. Kadang mencintai itu perlu ekstra sabar dan ikhlas, muudah-mudahan Pemilik Semesta Alam ini selalu memberikan yang terbaik buat pengorbanan perasaannya. Hidup adalah suatu pilihan, mencintai atau dicintai.

Rabu, 10 September 2014

Jatuh cintakah anda (?)

Manusia hanya makhluk yang lemah, segala sesuatunya menjadi tempat untuk menimbang kebajikan atau kemungkaran. Begitu pun ketika manusia mengalami jatuh cinta, memiliki rasa sayang, cinta terhadap lawan jenis menjadi kewajaran bagi kita umat manusia. kadang jatuh cinta tidak bisa diajak musyawarah untuk menjatuhkan hati ke siapa-siapanya, jatuh cinta bisa dimana saja, dan kapan saja. Begitulah nikmat Tuhan yang diberikan oleh kita. 

Seakan semua mengalir seperti air, mengalir saja rasa itu tumbuh dan bersemayang. Semua berhak jatuh cinta tak ada yang bisa menghalanginya, dengan siapa kita jatuh cinta. Ah jatuh cinta tak ada yang salah dengan kalimat "jatuh cinta" tetapi kenapa semua orang merasakan hal yang dinamakan "jatuh cinta". terkadang manusia diperbudak oleh kalimat mu wahai jatuh cinta, tak pernah aku pahami kenapa kalimatmu seakan menghipnotisnya.

Nama mu wahai jatuh cinta, sering sekali menjadi buah bibir ketika memulai suatu obrolan dan selalu hitz walaupun bumi ini bertambah terus usianya. seakan-akan namamu tak lekang oleh waktu, semua kalangan manusia senang ketika kau jumpai, bisa senyum-senyum sendiri, nyanyi tidak jelas, dan selalu meninggalkan warna merona pada pipinya. Begitu dahsyatnya wahai kau "jatuh cinta". sudah berapa jutaan di muka bumi ini yang kau hinggapi dengan kalimat "jatuh cinta". 

Tak ada batasan apapun dengan namamu wahai "jatuh cinta", bahkan namamu tak melihat usia dan jenis kelamin. entahlah wahai jatuh cinta, aku bingung kenapa namamu semakin kesini semakin banyak yang mudah mengeluarkan kalimatmu. sekali lagi aku tak boleh menghakimi namamu wahai jatuh cinta, terimakasih wahai jatuh cinta karena mu ribuan bahkan jutaan hidup berbahagia berawal dari kalimat mu, dan tak sedikit atas namamu orang di muka bumi ini menangis. 


24 di dalam (dua puluh empat)

Begitu banyak mimpi dan cita-cita yang telah aku ucap, acapkali bibir ini membuat orang yang sekitar ku bahagia, dan banyak pula yang terluka. ketika usia tidak lagi belia, semoga Pemilik Alam Semesta masih memberikan kesempatan untuk memperbaik menjadi sosok manusia yang lebih baik, dan bisa menjadi kebanggaan kedua orang tua. Mimpi bisa lulus di umur 22 kenyataanya tidak terwujud, tetapi mimpi tersebut digantikan saat umur ku 23 kurang beberapa bulan dan di tanggal 24 Juni 2014.

Kala usia tak lagi bisa dibilang belia, memasuki umur yang masuk di kawasan zona di tanyakan "kerjaan, jodoh, nikah" ah Tuhan terimakasih banyak aku memasuki angka dimana, semua orang menanyakan hal tersebut dan juga mendoakan walaupun terkadang cara mereka sedikit menyakitkan, akan tetapi aku tidak begitu sakit hati. Aku percaya Engkau Maha Pengasih dan Penyayang, Engkau sudah mengatur yang terbaik untuk ku dan tentunya buat manusia di muka bumi ini. 

ya Alloh tiada tara kasih sayang yang Engkau berikan kepada ku dari mulai usia di kandungan hingga saat ini, Alhamdulilah wasyukurrilah, terimakasih dan terimakasih. 

ya Alloh aku hanya ingin Engkau setia dalam mengamini semua doa yang telah ku panjatkan kepada Mu dengan rasa kasih sayang Mu dan cinta kasih sayangMu.

Terimkasih angka 23 telah memberikan pelajaran dan proses yang sangat berharga, selamat dateng (dua puluh empat)  yang tepat di tanggal 24 Agustus 2014. 

Happy Birthday to me :)





Jarak tak menjadi halangan

Hangatnya matahari masih begitu hangat, angkutan umum, mobil pribadi dan motor seperti biasa masih ramai di jalan raya. kaki ini pun melangkah menuju stastiun Bekasi, menjemput Junita. Dia sahabat ku ketika sama-sama di kota rantau, dia temen ospek aku ketika aku pertama kali di kampus FISIP. Persahabatan kami hingga saat ini masih baik-baik saja, walaupun kami tidak lulus bareng, tetapi persahabatan tak melihat sahabatnya berapa lama ia lulus, status sosial, dan status lainnya. salah satu sahabat kami yaitu Milly berkesempatan berkunjung ke Indonesia. Pada awalnya kami bersepakat akan bertemu Milly di Jakarta, akan tetapi kami melihat kondisi ia yang sedang hamil akhirnya kami yang mengalah untuk berkunjung ke rumah orang tua suaminya. ketika waktu ditetapkan salah satu dari kami tidak dapat bertemu, karena sakit, yang bernama Annissa Dwi P. 

Junita dan aku pun sepakat akan tetap bertemu dengan Milly, karena kami sudah lama rasanya tidak bercanda ria, kangen-kangenan ah rindu sekali dengan kegiatan di saat-saat di kota rantau. setibanya aku menjemput Junita di stastiun Bekasi, kami pun bergegas ke rumah mertua Milly. Matahari yang sedang-sedangnya tersenyum di siang hari, tak mematahkan kami buat berkunjung, entahlh rasa panas itu dikalahkan rasa rindu yang tak bisa dikalahkan oleh panasnya matahari. Polusi dari kendaraan pun tak mengalahkan, seakan tekad sudah bulat buat ketemu, ah semuanya berlalu dan akhirnya ketemu Milly. 

Aku hanya terdiam ketika melihat tubuhnya berbadan dua, sosok yang aku kenal saat ini sedang hamil. Rasanya baru kemaren aku memeluk ia di pelaminan dan mengucapkan selamat atas pernikahannya, saat ini ada janin yang terkandung di rahimnya, Subhanallah Alhamdulilah akan lahir ponakan baru, dan akan nambah lagi pasukan sosiologi junior. Rasa penasaraan pun memuncak dibenakku, aku mengelus perut buncit yang terisi oleh janin, dan ia sempat bergerak. Air mata tak kuat rasa kebahagian sosok sahabat yang pernah susah bareng di kota rantau sebentar lagi jadi seorang IBU. Ketika aku mengelus perutnya, Milly pun berkata "bebeb pegang beb, rasain deh ada gerakan di dalam perut Mil?" lagi-lagi aku hanya berkaca-kaca ingin rasanya meluk dede bayinya, lalu kami pun tersenyum melihat pancaran dari wajah sahabat yang dulunya galau tiada tara dengan sosok Husein yang begitu rumit persoalan cintanya. 

Aku mencoba melihat perubahan-perubahan dari sosok Milly ketika hamil, tidak ada yang berubah. Milly tetaplah Milly yang ramai dengan tingkahnya, yang membedakan adalah perutnya. mungkin Junita juga memperhatikan apa yang aku perhatikan. hanya aku mulai memperhatikan dari kita ketemu di garasi hingga makan bareng, tak ada yang berubah hanya pola makan, dulu kalau makan bisa ga abis, sekarang Alhamdulilah makan selalu abis. Aku merasa senang melihat Milly menjaga sekali kandungannya, aku dan Junita sangat sangat senang ketemu Milly yang tak lama lagi harus pulang ke Madinnah untuk mengabdi kepada suaminya yang sedang menuntaskan pendidikan S2 nya. Ada rasa ingin menemani Milly saat melahirkan, semoga ada rejekinya bisa jengukin babynya di Madinnah. Semoga Jarak tak menjadi halangan buat menikmati persahabatan di kala usia tak lagi belia. 


kebersamaan tak akan lekang oleh waktu

Minggu, 07 September 2014

Terimakasih tak akan cukup.

Demi pagi yang selalu menyinari oleh matahari, tak akan ada abisnya rasa yang aku ucapkan selain ucapan terimakasih sebanyak-banyaknya. Terimakasih buat proses selama aku ada di Purwokerto, menjalani puasa ramadahan pertama di tahun 2008, menjalani sebagai mahasiswi Sosiologi FISIP UNSOED, menjalani sebagai junior, menjalani kehidupan sebagai anak kosan, dan menjalani kehidupan tanpa adanya bantuan mama papah.Aku hanya seorang anak dari dua bersaudara, yang kehidupannya dari SD hingga SMA bareng kedua orang tua, sehingga di saat memputuskan kuliah di luar kota sempat terpikir di kepala "apakah aku bisa menjalani semuanya ?", "sanggup kah aku menjalani cultur yang berbeda di keluarga ku ?", "gimana nanti jika aku sakit?" semua pertanyaan itu ada di benakku. Aku tak gentar untuk berkuliah di luar kota, dengan tekad yang kuat dan dorongan dari sahabat yang bernama Wiwi Septiani, akhirnya aku memilih Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan jurusan Sosiologi. 

Bareng wiwi Septiani


Demi sore yang berteman dengan lagit yang kemerah-merahan, banyak sekali kejadiaan yang tersimpan di memori otak ku, ketika aku menjadi senior, menjalani kepanitian ospek, menjalani perkuliahan, menjalani KKL (kuliah Kerja Lapangan), menjalani KKN (Kuliah Kerja Nyata), sehingga aku menjalani SKRIPSI. Aku merasa bersyukur tahap-tahap menjadi seorang Sarjana aku lewati, aku mengalami suatu proses, proses yang amat sangat luar biasa. Aku yang mempunyai pembimbing bayangan, di sini beliau membantu ku dalam memncari teori yang tepat, mekanisme menganalisis dalam metode penelitian kualitatif, yang tidak pernah aku rasakan oleh pembimbing asli ku, tetapi aku tetap bersyukur, oleh sikap pembimbing asli ku yang membebaskan buat skripsi ku, sehingga aku mendapatkan bantuan dari pembimbing bayangan. Aku sangat bersyukur ada seorang dosen yang mau diminta buat bimbingan walaupun dia bukan pembimbing skripsi ku. tak akan cukup ucapan terimakasih untuk beliau, aku selalu berdoa kepada Pemilik Alam Semesta agar bapak selalu diberikan kesehatan yang tak terhingga, selalu diberikan kebahagiaan buat membimbing mahasiswa-mahasiswi yang kebingungan dalam penulisan skripsi. "Terimakasih pak Hendri sudah membantu saya selama mengerjakan skripsi, dan mohon maaf pak sudah mau direpotkan oleh saya" 

Demi malam yang diselimuti oleh bintang-bintang untuk mengantikan matahari, saya mau berterimakasih buat teman, sahabat, senior dan junior yang selama ini menemani dan mewarnai keceriaan selama aku berproses, banyak banget cerita yang positif terkait perkuliahan, pertemanan, persahabatan dan persenioran. Terimakasih buat proses selama di kampus, di kosan dan di rumah sakit. kalian luar biasa pokoknya. Tak ada abisnya aku ucapkan terimakasih kepada teman seperjuangan Sosiologi 2008 yang sudah mengajari dan memahami karakter kalian di kepanitian makrab. Terimkasih buat Annissa, Erna, Milly, Indes, Junita walaupun dulu sempet berkonflik tetapi bersahabatan tak goyah, seakan semuanya baik-baik saja. semoga persahabatan tak sebatas belia saja, akan tetapi seterusnya.  Terimakasih buat Vinisa buat persahabatan ini langgeng, walaupun kisah cinta mu tak selanggeng persahabatan kita, makasih ya udah merawat ku ketika tangan ini patah, meyuapi aku, ah kamu luar biasa vinisa. Terimakasih buat mamang Aulia El Hakim, yang selalu menceritakan teori-teori sosial, dan mau berbagi ilmu walaupun terkadang ilmunya ketinggian.heheh
Terimakasih buat tim KKN yang kompak hingga kini, tak menyangka bisa seakrab hingga kini, walaupun pas awal ketemu aku pesimis bakal sekompak sekarang, rejeki anak soleh banget dapat tim yang kompak walaupun sempat ada insiden yang diluar perkiraan.hehe

Bersama para sahabat, senior dan junior di acara Purwokerto bersatu 2013
pelepasan wisuda, ada vinisa, mamang, aa rif, arbi, egot, mugi, joy, megol, zaky, itsnen, deni.



ketika KKN 35 hari hidup bersama walau beda rumah, tetapi tetap sejenis lauk pauk ketika makan.
ketika KKL ke Bali, lebih dari 24 jam di bus mulai dari bobo, makan bersama teman-teman sosiologi 2008.

TENGKIYUH GAES !

Kamis, 31 Juli 2014

Junior

pernah ga kalian merasakan di labrak sama junior ? terus pernah pengen banget gampar ke junior yang berani ngelabrak kalian ? tetapi Tuhan masih ngejaga emosi kita buat ga jadi gampar junior yang kurang ajar tersebut ? tandanya Tuhan masih sayang ke kita, karena Tuhan Maha Tahu bahwa junior yang ngelabrak itu tak memliki sopan santun, asal ngelabrak tanpa memikirkan kedepannya. 
HAHAHA ....... oke di sini saya pribadi pernah di labrak sama junior yang menurut saya, dia salah sasaran. gimana salah sasaran, dia dateng ke kamar kosan saya, duduk terus marah-marah, dalam hati *apaeu banget ini* lalu dia terus menghakimi saya, saya sebagai senior yang lebih dewasa tidak se-darah tingginya dia dalam berucap, menuduh, dan se-songong dia tentunya. sebenernya kasian masih junior udah darah tinggi, ga ada attitude, salah ngelabrak. HAHAHA......

Tuhan Maha Penyayang loh, suatu saat kamu bakal di posisi saya. inget doa orang terdzolimi terkabul, kamu mengdzolimi senior mu. saya bukan orang yang gila hormat mentang mentang senior sok-sok an bukan, tetapi di sini kamu ga punya attitude dalam berucap, bertamu, dan mencari tahu kehidupan seseorang (baik senior mu, teman mu, dan junior mu) bahkan kamu pernah membicarakan temen-temen dekat ku bukan ? bahkan kamu juga pernah meng-kepo in pm dan dm temen-temen deket saya kan? apasih menariknya buat kalian membicarakan temen temen deket saya, di group pertemanan kalian ? mereka mau alay kek, merek sok aktivis kek, mereka galau mulu kek. urusan ke kamu dan temen temen kamu apa ? ada yang merugiin kalian ? usia kamu itu masih produktif di kegiatan kampus, jangan kerjaannya meng-kepoin kehidupan senior kalian, jangan suka ternyinyir sama apapun yang di tulis di sosmed (sosial media). 

saya suka merasa sedih dengan sikap kamu yang benar-benar seperti anak SMA padahal kamu sudah kuliah loh tingkat 2 tetapi masih aja suka main labrak-labrakan ya :)) kamu baik baik loh nanti di luar sana bakal nemuin senior senior yang mungkin dia titisan saya atau kamu bakal ketemu saya lagi di tempat kerja dengan posisi, saya jadi atasan kamu. pasti perasaan ga enak sama saya bakal muncul, ah semoga aja kita ga bertemu ya. AAMIIN.

Rabu, 09 Juli 2014

Indah pada waktunya

Indah Pada Waktunya
Mungkin kalimat yang diatas ada benernya juga, selasa 24 juni 2014, akhirnya Alhamdulilahirobilal'aamiin Bismillahirohmanirohim aku LULUS ! semoga ini tidak hanya menjadi euoforia semata, ijinkan saya untuk mencari rejeki yang halal, karena saya masih ada hutang buat magabut di Semarang, traktir mba Nia a.k.a mba Ijo dan lelaki yang bernama cocan -_-.  saya percaya dengan semua rejeki yang akan diterima merupakan yang terbaik dan cukup buat kehidupan saya. Rejeki sama halnya dengan jodoh tidak akan tertukar, karena Alloh SWT Maha Kaya, Maha Besar, dan Maha Penyayang bagi umatNya. Ya Tuhan Engkau Yang Maha Agung dan Maha Kaya seluruh Alam Semesta, berikanlah kami khususnya saya pribadi untuk menjadi insan yang selalu bersyukur dengan nikmatMu, serta berikanlah kami khususnya saya pribadi diberi rejeki yg halal dan barokah dariMu ya Robb. Aamiin Aamiin ya Robal'alaamiin.

Selasa, 10 Juni 2014

Perjalanan

Di suatu perjalanan di kala waktu senja dengan ratusan penumpang lainnya kami masuk ke dalam satu rangkaian gerbong. Tempat duuk pun tidak ada yang tersisa untuk di duduki, aku bertahan dengan tangan kanan menggantung ke penyanggah yang disediakan lalu tas berwarna hijau aku eratkan di tangan sebelah kiri. stastiun demi stastiun kita lewat bersama disela dengan candaan serta diikuti oleh tawaan yang lepas, sejenak melepaskan kepenatan yang ada. 

Kuasa Tuhan lagi-lagi berbaik hati, acap kali hati ini berdoa untuk kejadian sore kali ini tidak hanya hari ini saja, akan tetapi setiap hari. Tak banyak yang dibahas di dalam kereta, kita hanya asik berbagi candaan dan tertawa. setelah melewati stastiun untuk transit, kita berganti kereta. kita kembali naik kereta yang sama. Sekali lagi kita bernasib untuk menikmati berdiri di kereta berikutnya. di sela sela berdiri, seorang ibu sambil membawa cucunya. ia menggoda aku "mba kok ga bareng sama masnya turun?" aku pun tersadar bahwa ibu yang duduk di depan ku memperhatikan aku, yang sejak tadi berdiri bareng-bareng, hanya turun yang berbeda. lalu aku jawab "iya bu beda turunnya" lalu ibu itu pun melemparkan sebuah senyuman kepada ku, entah apa arti dibalik senyuman ibu separuh baya tersebut tersenyum dengan ku. 

Tak rasa stastiun yg aku tuju sudah sampai, aku bergegas untuk keluar dari pintu kereta. tak kuasa bibir dan hati ini bersyukur atas Kuasa-Nya untuk menikmati perjalanan yang tidak pernah terpikir sama sekali.
makasih :))
hehehehehe

Sabtu, 24 Mei 2014

I love Sosiologi

Alhamdulilah wasyukurillah, itu lah yang patut aku keluarkan dari mulut ini. tak ada yang pantes yang aku keluarkan selain bersyukur atas rahmat-Mu ya Rabb, setelah perjuangan skripsi akhirnya udah bisa plong satu yaitu lulus dari FISIP UNSOED jurusan Sosiologi.
tak banyak yang aku bisa katakan selain rasa syukur dan terimakasih.
terimakasih segenap para teman-teman seperjuangan Sosiologi 2008.
terimakasih segenap dosen yg sabar mengajari teori sosial mulai dari klasik, modern dan kritis.
terimakasih segenap kepada dosen yang pernah memberikan ilmunya di luar jurusan kami.
terimakasih kepada para senior baik sejurusan ataupun di luar jurusan atas pengalaman selama menjadi mahasiswa FISIP.
terimakasih kepada para junior, kalian luar biasa membuat hati saya kaget binti terkejut atas perbuatan kalian ke saya. big thanks buat kamu yang ngelabrak saya, walaupun saya tidak pernah bersalah. mudah-mudahan aku jadi boss kamu ya :) amiiin ya Alloh.
Aku pada mu Sosiologi, perjuangan belum berakhir buat mengejar cita cita :)))


Sabtu, 10 Mei 2014

Aku, Vinisa dan Surakarta

Aku dan Vinisa akhirnya bisa juga liburan bareng ke SOLO dan SURAKARTA~ Asli ini liburan yg asoy. soalnya jujur ini pertama kalinya pergi lama sama Vinisa, sekian lamanya hanya wacana di sekre saja.hehe
Aku banyak banget belajar loh di Surakarta, mulai melihat dan mempraktekan logat sampai kebiasaan orang orang sekitaran kampus UNS.
Aku merasakan seperti pendatang, yg belum tahu arah dan harus kemana. Di sini lah aku dan vinisa merasakan tidak dikenal orang, padahal di jalan kampus :p (kampus orang)
pertama kali aku pengen banget makan bakso, kata orang-orang bakso solo eunak tenan. aku pun harus dan wajib makan bakso, akhirnya Tuhan aku menikmati bakso Surakarta.
Aku menemukan Tahu luar biasa guede banget Tuhan, Alhamdulilah eunak tenan bro~
Hari terakhir ku aku sama Vinisa makan ayam utuh, eunak aseli kremesannya Tuhan. bener-bener eunak~
sumpah pecah banget kuliner di Surakarta Semoga aku bisa ngicip sorabi Solo, karena kemaren belum kesampaian :((

Bakso jalan kampus (Surakarta) eunak :))
Tahu khas Surakarta gede buanget dan eunak :))
Ayam utuh Kremes khas Jawa Timur eunak kremesannya :))

Jumat, 09 Mei 2014

Rahasia itu masih misteri

Aku hanya perempuan yg terlahir dari seorang ibu yg mempunyai bakat luar biasa, ia seorang guru sekaligus ibu ku yg sehari-harinya menyiapkan masakan untuk disantap setiap harinya, menyapu, mengepel, bahkan ia pun berbisnis.
Aku seorang anak dari Bapak yg pekerja Negeri Sipil, ia sempat berdinas di peneranggan (mungkin sekarang KemeInfKom).
tetapi bapak ku setelah Peneranggan dibubarkan, bapak sebagai pegawai di kecamatan maupun kelurahan di Kabupaten Bekasi.
Aku diajarkan oleh mama ku, bahwa kasih sayang dan kecintaan terhadap lawan jenis itu tidak berlebihan. cukup aku dan Tuhan yg boleh tahu perasaan kepada lawan jenis tersebut. Mama selalu melarang anak-anaknya buat menjalankan hubungan melebihi persahabatan atau pertemanan.
Aku dan kakaku menikmati larangan yg mamamku berikan kepada anak-anak.
Aku sempat main kucing-kucingan buat pacaran, tapi karena ketakutan ku terhadap mama melebihi ke Tuhan, jam pulang sekolah aku putus dan menjalin pertemanan saja tidak mau lebih.
Aku sejak SMA tak berani untuk jatuh cinta lalu menjalin hubungan layaknya orang pacaran, tetapi aku mundur dengan pesen mama buat tidak pacaran ketika aku belum selesai masa pendidikan ku.
Aku hanya manusia biasa dan perempuan yg selalu dihinggapi pertanyaan "kamu pacarnya mana?" "kamu kapan nyusul?" terkadang aku hanya bisa tersenyum sambil berkata "tenang Alloh menciptakan manusia itu berpasangan, karena Ia ingin menunjukkan "bahwa hanya Dia Yang Maha Esa"
sampai saat ini aku menikmati rahasia yg masih jadi misteri Ilahi.

Selasa, 11 Maret 2014

Harus siap sakit

Sosok perempuan yang tiba - tiba duduk di depan ku, lalu dia mengeluarkan air dan terus menangis. aku pikir ia sedang asyik berdrama, ternyata tidak. dia hanya menangis dan terus menangis tanpa berenti, dan sedikit demi sedikit tangisan itu pun menghilang seiring dengan mata yang sembab, bibir dia pun mulai berbicara apa yang ia rasakan. Aku hanya mendengarkan semua kegundahan dan kegelisahan hati dia, aku tak tahu harus gimana lagi untuk menanggapi kisah cintanya dia ke seseorang. 
Cinta memiliki berbagai makna, ada yang memaknai cinta itu seperti kertas putih, ketika ia lipat lalu lecek ia membuangnya ke sampah, ada yang memaknai seperti kertas putih yang terisi dengan kalimat-kalimat romantis, ada pula seperti kertas putih yang hanya berdiam diri tanpa harus dilipat ataupun diisi dengan kalimat kalimat romantis cukup dengan menikmati rasa mencintai seseorang dan mengaguminya. 
Cinta pun seperti halnya anak kecil yang menginginkan permen, tetapi dia sedang sakit gigi. Ia tahu dirinya sedang sakit, tetapi ia tetep mencintai dan ingin selalu bersama. sosok perempuan ini pun sama seperti anak kecil yang ingin permen tetapi ia sedang sakit gigi. Ia tahu ini sakit, tapi ia tetep cinta. karena jatuh cinta harus siap sakit ketika tak sejalan yang kita inginkan. 

Sabtu, 22 Februari 2014

serangkaian doa untukmu Indes

Bismillah Barakallah Indes Wary Sunaryo
semoga rangkaian doa ini selalu menyertaimu ke depan.
aku hanya ingin Alloh SWT melindungimu
aku hanya ingin Alloh SWT memberikan kenikmatan iman, islam dan sehat
aku hanya ingin Alloh SWT memberikan pendamping yang terbaik untukmu
aku hanya ingin Alloh SWT memberikan kesuksesan dan kebahagiaan tiada tara

selamat ulang tahun Indes sayang yang ke 23
selamat mengapai cita dan cinta untuk kedepannya.
peluk cium kangen dari aku :*



sesederhana doa untuk Annissa

Bismillah Barakallah Annissa
aku hanya dapat memanjatkan doa untukmu, semoga senantiasa diamini oleh Alloh SWT.
sesederhana doa untuk Annissa yang berbahagia di tanggal 17-02-2014.
aku hanya ingin Alloh SWT selalu melindungimu
aku hanya ingin Alloh SWT selalu memberikan kenikmatan iman, islam dan sehat
aku hanya ingin Alloh SWT memberikan pendamping untukmu yang bertanggung jawab dan seiman
aku hanya ingin Alloh SWT memberikan kesuksesan selamanya untukmu Annissa.

selamat ulang tahun Annissa Dwi Puspitaningtyas yang ke-23
selamat menempuh diusia ke 23 berkah selalu menyertaimu Annissa, peluk cium kangen dari aku. :*