Jumat, 09 Mei 2014

Rahasia itu masih misteri

Aku hanya perempuan yg terlahir dari seorang ibu yg mempunyai bakat luar biasa, ia seorang guru sekaligus ibu ku yg sehari-harinya menyiapkan masakan untuk disantap setiap harinya, menyapu, mengepel, bahkan ia pun berbisnis.
Aku seorang anak dari Bapak yg pekerja Negeri Sipil, ia sempat berdinas di peneranggan (mungkin sekarang KemeInfKom).
tetapi bapak ku setelah Peneranggan dibubarkan, bapak sebagai pegawai di kecamatan maupun kelurahan di Kabupaten Bekasi.
Aku diajarkan oleh mama ku, bahwa kasih sayang dan kecintaan terhadap lawan jenis itu tidak berlebihan. cukup aku dan Tuhan yg boleh tahu perasaan kepada lawan jenis tersebut. Mama selalu melarang anak-anaknya buat menjalankan hubungan melebihi persahabatan atau pertemanan.
Aku dan kakaku menikmati larangan yg mamamku berikan kepada anak-anak.
Aku sempat main kucing-kucingan buat pacaran, tapi karena ketakutan ku terhadap mama melebihi ke Tuhan, jam pulang sekolah aku putus dan menjalin pertemanan saja tidak mau lebih.
Aku sejak SMA tak berani untuk jatuh cinta lalu menjalin hubungan layaknya orang pacaran, tetapi aku mundur dengan pesen mama buat tidak pacaran ketika aku belum selesai masa pendidikan ku.
Aku hanya manusia biasa dan perempuan yg selalu dihinggapi pertanyaan "kamu pacarnya mana?" "kamu kapan nyusul?" terkadang aku hanya bisa tersenyum sambil berkata "tenang Alloh menciptakan manusia itu berpasangan, karena Ia ingin menunjukkan "bahwa hanya Dia Yang Maha Esa"
sampai saat ini aku menikmati rahasia yg masih jadi misteri Ilahi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar