Hari sabtu minggu kemarin, temen ku vina alias nay mengajak aku untuk jalan-jalan, menikmati taman yang ada di daerah PIK Utara Jakarta, selepas aku minta ijin ke mama, aku pun buru-buru mengkonfirmasi bahwa aku bersedia mengikuti agenda yang telah direncakan oleh nay. Jujur aku saat itu aku belum tahu taman mangrove kaya gimana, daerahnya juga aku ga tahu. Jumat malam sebelum kita keesokan harinya aku dikasih kontak salah satu senior nay yang ikut juga, kebetulan dia pengguna sesama KRL, alhasil kita janjian untuk berangkat bareng dari stastiun Bekasi. ya teman baru ku dan ia seangkatan aku juga cuama beda jurusan dan fakultas, akhirnya sepakat buat ketemuan di Stastiun Bekasi 06:30 pagi, dengan sebutan nama aslinya yaitu Gilang, akhirnya gilang duluan yang sampe di Stastiun Bekasi, dibanding aku. Singkat cerita kami naik KRL Bekasi-Kota, lalu menyambung TJ (transajakarta) buat bergabung dengan nay dan temennya gilang yaitu Nita. Kita sepakat buat ketemua di halte Penjaringan, lalu sambung angkot untuk sampai ke Taman Mangrove, karena kita hanya bermodal blog seseorang yang pernah ke taman mangrove, akhirnya kita banyak nanya dengan warga sekitar, hanya untuk sampai di taman mangrove.
Panasnya udara Jakarta tak membuat kita turun semangatnya, walaupun ya sedikit lelah, tetapi aku lewatin dengan happy walaupun dalam keadaan sakit perut yang ga karuan.hehhehe setelah kita sampai di jalan yang menuju Taman mangrove, kita belum bisa menikmati kesejukan dari taman mangrove, kita harus berjalan kaki 100 meter, lumayan ngebakar lemak di saat waktu menujukan jam 10 pagi. aku terus berjalan mengikuti alur jalan yang menuju ke taman mangrove, sambil liat kanan kiri, udara yang panas tak membuat ku lelah, karena info yang aku dapatkan dari nay, di sana udaranya sejuk, pokoknya enak. dalam benakku, "kapan lagi bisa menikmati pepohonan di Jakarta, yang jumlah pepohonan bisa di hitung oleh jari. tak sabar hati ini untuk melihat dan merasakan keindahan dan sejukan dari pepohonan yang ada di taman mangrove". dengan langkah yang semakin cepat, akhirnya kita berempat sampai di pintu gerbang masuk taman mangrove, dengan kena cash 25 ribu, harga yang lumayan murah buat ukuran kehidupan di Jakarta, taman mangrove dan taman-taman yang disini juga perlu perawatan tidak salahnya bayar buat menjaga kelestarian di taman mangrove ini.
Pertama yang kita liat dari pintu gerbang adalah, mesjid sebuah tempat ibadah yang sangat asri dan sejuk, dengan gaya klasik, masjid tersebut terbuat dari kayu-kayu yang di bawah itu adalah sungai yang ada di sepanjang taman mangrove. ya Alloh betapa indahnya rumahMu di sini, tak lepas bibir ini mengucapkan kalimat subhanalloh sayangnya aku tidak bisa menikmati bersujud di mesjid ini, karena aku berhalangan. suasana yang adem dan asri membuat mesjid dengan gaya klasik yang bernuasa serba kayu ini memberikan kenikmatan untuk beribadah. serta masjid ini di bawahnya ada sungai yang mengalir di bawah bangunan mesjid ini. menuju mesjid ini, tidak dilapisi oleh keramik, akan tetapi dengan sebuah kayu-kayu papan gitu, terus di pagari dengan kayu lagi dan sepanjang jalan menuju mesjid yang ada di taman mangrove kalian akan dimanjakan oleh aliran air yang mengalir di bawahnya. betah iri hati ini dengan nita dan nay yang bisa bersujud di mesjid yang ada di taman mangrove. setelah kita melewati area mesjid kita masih harus melewati pos penjagaan atau tiket masuk, oh iya peraturan di taman mangrove ini tidak boleh kamera loh. jika pengujung ketahuan bawa kamera akan di kenakan sangsi berupa denda yang lumayan besar yaitu 1 juta rupiah. jika teman-teman ingin membaw kamera atau mau hunting boleh mengajak 7 orang teman dan membawa kamera masing-masing lalu membayarnya setengah dari harga denda jika tidak salah info sih gitu.hehehe
![]() |
| di area pintu masuk pertama :)) |
Tempat yang kedua setelah kita melewati mesjid yang subhanalloh yang di gerbang awal kita akan di sajikan oleh berbagai macam benda-benda yang amat sangat asri, seperti kandang bintanag, pohon-pohon hias yang ada pada kanan-kiri jalan menuju tempat-tempat yang ada di taman mangrove tersebut. di sepanjang jalan kita juga di sajikan pemandangan seperti bangunan, buat penginapan bentuknya seperti segitiga, serta pendopo-pendopo untuk pertemuan orang-orang kantoran, di sana pun disediain sebuah tempat makan, ada kantin juga. kalo masalah harga di kantin di taman mangove sedikit lebih mahal karena ya, tempat wisata.hehehe sensasi yang akan kita temui di taman mangrove adalah ketemu biawak yang ukurannya ga gede-gede juga sih. kita pun dapat melihat kepiting yang berkeliaran di dalam rawa-rawa yang ada di taman mangrove. binatang yang lain yang bisa kita liat adalah monyet, di sini engga sembarangan ngelempar makanan buat makhluk tersebut, karena ini bukan rangunan yang bebas melempar kacang buat si monyetnya.hehe
![]() |
| di tempat pendopo kecil yang terbuat dari kayu-kayu :)) |
ketiga kita akan dimanjakan oleh dermaga yang disediakan oleh taman mangrove, yaitu sebuah perahu yang tradisional sampai perahu yang kekuataan turbo.hehehe dengan menyewanya kalian akan dimanjakan pemandangan yang asri keindahan di taman mangrove ini. cuma karena kita sedikit modal jadinya kita tidak bisa menyewa yang disediain oleh pihak taman mangrove.hehe kita pun mulai berpetualangan, kita masuk ke lorong yang disesakan oleh berbagai macam pepohonan yang rindang serta kita akan berjalan di atas kayu-kayu yang ditumpuk bentuknya bukan dari papan tetapi dari batang kayu gitu, terus tidak rata seperti papan, sedikit bergelombang serta kita disediain tempat duduk yang terbuat dari batang kayu juga, yang bisa menjadi tempat istirahat ketika kelelhana dalam berpetualangan. sepanjang jalan kita akan dimanjakan jenis pepohonan, pokoknya ga bakal nyangka kalo kita itu di Jakarta.hehe
![]() |
| tempat peristirahatan dermaga :)) |
Tempat yang keempat kita akan bisa merasakan air sungai yang mengalir sepanjang di taman mangrove, banyak banget tempat yang disediain oleh pihak taman mangrove, dan kita bisa menikmati tiupan angin, bayangan pesawat yang melintas di atas kepala, dan melihat desiran dengan skala kecil yang ada di sungai. setelah kita menikmati berpetualangan dalam rawa taman mangrove kita juga bisa kembali keluar dan menikmati perjalanan yang belum dinikmati, di taman mangrove juga ada lahan buat menanam tanaman mangrove dan di kasih nama sesuai siapa yang menanam.hehe dan itu juga perlu biaya yang tidak murah, aku dan temn-teman saat itu hanya bisa melihat saja.hehe
![]() |
| tempat menuju berpetualangan sebelum ke pantai :)) |
kelima merupakan tempat yang terakhir yang kita singgahi, karena ini menuju ke pantai. yes pantai, pantai Utara Jakarta. sebelum kita sampai di pantai kita harus melewati rawa-rawa lagi dan menikmati rindangnya pepohonan lagi, dan udara yang sejuk karena tanaman mangrove.heheh ga terlalu jauh dan ga terlalu deket juga buat ketemu pantai di taman mangrove ini, yes pas kita mau ke pantai alat-alat berat akan menghiasi di kuping kita, dan sesampai di depan pantai kita akan melihat alat berat yang sedang bekerja, beberapa perahu barang berat yang bersandar, pribadi melihat pantai yang ada di taman mangrove sedikit kecewa karena di bayangan pribadi pantai lepas gitu, heheh tetapi ga terlalu kecewa karena senangnya lebih banyak jika di banding dengan rasa kecewanya.
"nikmatilah waktu luangmu, selagi banyak luang waktumu untuk dinikmati"




Tidak ada komentar:
Posting Komentar