Kamis, 11 September 2014

Masih ada cinta (?)

Perempuan yang ada di hadapan ku asyik dengan pengalaman ia datang ke ibu kota, liat pertunjukan teater di TIM ( Taman Ismail Marzuki). Saat disela-sela waktu bercerita ia meninggalkan guratan kekecewaan, kekecawaan yang ia rasakan ketika saat menonton pementasan, bukan kecewa dengan pementasnya akan tetapi sosok yang ia cintai. Aku mencoba menangkap semua cerita yang ia cerita kan, melihat sosok Perempuan yang sekaligus sahabat ku tak sanggup rasanya melihat pola orang yang kita cintai dan kagumi seakan tidak melihat dan ia begitu saja tanpa menyapa kita. Rasa kecewa, bete, dan lain-lain mungkin sudah campur aduk tak tahu lagi harus bersikap kaya gimana dan harus bagaimana. 

Benakku hanya terpikirkan "Masih ada cinta buat sosok lelaki yang mencuekin kamu?" ah lagi-lagi cinta yang membuat ku begitu bingung. Mungkin benar yang dikatakan Agnes Mo "cinta tak ada logika" . sahabat ku luar biasa, ia begitu besar mencintai lelaki itu. Terkadang aku tak paham dengan tingkah polahnya, begitu lapang dengan kesabaran yang ia miliki untuk tetap mencintai dirinya.Mungkin banyak sekali pengorbanan yang ia lakukan, tetapi diri ini jujur tak ada yang aku tahu pengorbanan apa untuk lelaki itu. Hanya yang aku tahu pengorbanan ia buat lelaki itu adalah perasaan, yang seakan tak pernah pergi dari hatinya.

Dahsyatnya cinta buat lelaki itu, tak pernah padam sekali pun. Walaupun sudah tidak bersama lagi dalam satu lingkaran. aku salut dengan pengorbanan hati dan perasaannya untuk tetap mencintai, walaupun lelaki itu belum bisa menerima keadaan tersebut. Kadang mencintai itu perlu ekstra sabar dan ikhlas, muudah-mudahan Pemilik Semesta Alam ini selalu memberikan yang terbaik buat pengorbanan perasaannya. Hidup adalah suatu pilihan, mencintai atau dicintai.

2 komentar: