Selasa, 31 Desember 2013

Hei Kamu

hei kamu, iya kamu.kamu yang selalu membuatku sekhawatir ini.
kamu yang selalu membuatku betah dengan kepulan asap tembakau mu.
kamu yang selalu membuatku betah akan cerita-cerita manismu.

hei kamu, iya kamu.
kamu bahkan tak tahu, ada yang merindukanmu selain dia.
kamu bahkan tak tahu, ada yang mendoakanmu selain dia.
kamu bahkan tak tahu, ada yang menunggumu mengajak pergi selain dia.

hei kamu, iya kamu.

teruntuk pria yang selalu dicintainya sampai kapanpun.
terinspirasi bye ERNA.

Ku sebut Cinta

.
.
.
.
.
titik merupakan tanda yang menandakan bahwa tak ada lagi kalimat.
!
!
!
!
!
tanda seru ini menandakan ketegasan dari apa yang diungkapkan.
?
?
?
?
?
tanda tanya ini menandakan pertanyaan dari sebuah kalimat.

sedangkan aku tak memiliki tanda yang menyatakan diriku mencintaimu dan menyayangimu.
aku hanya sanggup melukiskan dan menggambar melalui rangkaian kata yang  menjadi rangkaian kalimat yang  "ku sebut cinta".
 
cinta.
cinta.
cinta.
cinta.


dari perempuan yang mencintai dan menyayangi, apa adanya kamu. 


kangen

aku tak mengerti saat ini apa yang aku rasa, seperti ada kekuatan yang menyelimuti diriku.
aku tak paham akan semua keadaan yang ku nikmati sekarang.
aku mencoba mengerti semua yang ku rasa.
aku pun mencoba memahami apa yang ku nikmati.

aku merasakan seperti di hamparan gurun yang akan merindukan tetesan air hujan.
aku hanya terdiam mencoba dan mengerti apa yang ku rasa.
aku merasakan, ya merasakan rasa yang sesak di lubuk hati ini.
apa kah ini rasa kangen ?
aku terus mencari dan mencoba memahami apa yang aku alami saat ini.

rasa yang selalu membuat ku terdiam.
rasa yang selalu membuat ku termenung.
rasa yang selalu mencoba ku pahami.
rasa yang selalu mencoba ku mengerti.

bener ini rasa "kangen"
kangen ketika kita menikmati senja berdua.
kangen ketika kita menikmati tertawa bersama.
kangen ketika kita menikmati angin malam.
kangen ketika waktu kita diabiskan mengobrol hingga larut malam.

semoga kelak nanti kita bisa menikamti senja berdua lagi, tertawa, angin malam dan mengobrol hingga aku tak bisa lagi melukiskan kebahagiaan dengan kalimat.

dari perempuan yang selalu menikmati rasa kangen dan mencintaimu

Senin, 23 Desember 2013

Doa

Biarkan jiwa ini tak mampu menggampai dirimu.

ijinkan doa ini menyertaimu.

doa yang melindungi dirimu di setiap hari-harimu.

doa yang akan mengantarkan dirimu selalu dilindungi oleh-Nya.

doa yang akan memberimu energi postif.

dengan cara ini aku menyayangimu.

ijikan aku selalu mendoakanmu.

semoga Tuhan meridhai cara aku menyayangimu.


dari perempuan yang selalu mendoakanmu, menyayangimu dan mencintaimu.

Kamis, 19 Desember 2013

Bukan takdirnya

mungkin ini minggu di mana harus mengikhlaskan dan tegar, kenyataan pahit seperti obat antibiotik yang harus masuk ke dalam tubuh untuk mempulihkan keadaan yg kurang fit.

seketika darah yang mengalir seakan berhenti ketika melihat sekelompok alumnus yang akan dilepas oleh petinggi kampus.

detak jantung seakan berenti, mendengar "malem pelepasan wisudawan-wisudawati".
tak ada satu pun mahasiswa yang tidak ingin memakai baju toga, dan yang menolak ketika dibelakang namanya terdapat gelar "Sarjana".

aku ingin sekali malem itu hingga esok hari hibernasi, akan tetapi tidak mungkin waktu ku dihabiskan begitu saja.
 
aku tersungkur di sajadah merah yang pernah orang tua ku berikan ketika aku masih MABA 5 tahun silam.
aku meneteskan air mata, selang beberapa detik air mata pun jatuh dengan derasnya, tak kerasa aku menangis  hingga larut malem.

aku hanya ingin Tuhan memeluk ku  lebih kuat lagi untuk keesokkan harinya, bibir ini tak sanggup lagi mengadu apa yang aku rasa di tanggal 17-12-2013.

aku hanya percaya suatu hari moment tersebut akan menghampiri diriku.

aku akan kabarkan keseluruh alam semesta raya, bahwa aku bisa dan pasti bisa.




sampai jumpa di Maret 2014 :))


Minggu, 15 Desember 2013

Berjumpa

Debu, dan teriknya matahari seolah tak menghalangkan ku untuk menemui dirinya.

aku tak risaukan sesaknya penumpang di setiap stastiun yang aku singgahi.

aku hanya ingin cepet sampai.

sampai di tempat tujuan, di mana kita sama-sama berjanji untuk berjumpa.

aku sejak dari rumah, hanya memandangi setiap detik kan yang ada pada jam yang melingkar dipergelangan tanganku.

lalu lalang penumpang di hari itu cukup membuat ku tak mempedulikkan.

bola mata ku sibuk mencari sosok yang aku tunggu.

aku berusaha untuk melihat, akan tetapi aku tidak menemui sosok yang ku kenal di stastiun tersebut.

detik demi detik, menit demi menit sudah ku lewati, pada akhirnya, aku menemukan sosok yang ku tunggu.

aku pun tersadar ketika bola matanya memandangi ke arah ku seakan mengajak untuk berjumpa.

"Tuhan". ucapku dalam dari lubuk hati.

aku mulai melangkahkan kaki ini dan mengikuti arah pintu keluar dari tempat duduk yang aku duduki di peron stasiun.

kaki kami melangkah, diiringin dengan senyuman hangat yang sama-sama kami berikan,serta diikuti dengan bercengkrama sambil tertawa, lagi-lagi Tuhan memberikan kesempatan untuk kami berjumpa melepas kerinduan.

semoga ada jumpaan selanjutnya yang membuat kita bahagia di lain waktu dan tempat.

"Terimakasih Tuhan Engkau ciptakan lelaki sebaik seperti dia, semoga dia dapat menemaniku dan menjaga ku layaknya seperti papa"

Iri

aku iri dengan embun pagi, yang  selalu meyapamu ketika fajar matahari terbit dari ufuk timur.

aku iri dengan bintang-bintang yang menghiasi malem harimu.

entahlah sampai kapan rasa ini menghinggapi diriku.

mungkin hanya waktu, waktu dan waktu yang bisa menjawab semua.


dari  wanita yang menunggumu

Rasa

wahai kau lelaki, apakah engkau tidak merasakan apa yg aku rasakan saat ini ?

apakah kau tak melihat cahaya yg melukiskan namamu di mataku?

wahai kau lelaki, akulah yg memperhatikanmu, akulah yg mengkhawatirkanmu di kala kamu tak memberikan kabar.

apakah sedingin ini kah kamu kepada aku ?

aku hanyalah wanita yg senantiasa berdoa untukmu.

semoga alam semesta menjaga di mana pun kamu bersinggah.





dari wanita yg selalu menunggumu merasakan rasa apa yg dirasakan oleh ku.

Sabtu, 14 Desember 2013

Anak Bungsu

maaf jika anak bungsumu belum bisa memberikan yang kalian harapan mah pah.aku akan terus berusaha untuk membahagiakanmu.
anak bungsumu ini akan selalu memberikan yang terbaik untukmu berdua.

hangatnya matahari tidak membuat ku untuk terhenti melangkah.
dinginnya air hujan tidak membuat ku untuk terhenti di sudut ruang.
aku akan berusaha mah, pah.
ini janji aku, ini janji ku mah pah.
janji seorang anak bungsu kesayangan mama Rusmini dan papa Nana Sudarna



perjalanan panjang.

Mungkin kali ini aku akan ngeceloteh pertama kali (kembali) aku berjilbab.
dari mulai PAUD (pendidikan anak usia dini) aku sudah dikenali dengan akan kewajiban berjilbab, ditamabah aku ngaji di pak ustadz Aaang Setiawan. Beliau sosok guru ngaji yang akan tegas dengan persoalan solat lima waktu dan hafalan surat-surat pendek di Al-quran.
aku dari keluarga yang memahami ilmu agama islam dari lahir *ALHAMDULILAH
ibu aku ia seorang guru agama Islam ketika aku SD.
jadi aku sebenrnya sudah mengenal jilbab dari mama ku, ketika aku SD kadang suka pake jilbab yg langsungan, walaupun baju putih merah ku pendek :p
tapi setidaknya aku mulai memakai jilbab.
ketika aku SMP aku diterima di sekolah yang berbasis agama Islam nya kuat, dan kewajiban di sana yah harus pake JILBAB :D.
di masa remaja ku, aku sudah dikenalkan jilbab dan hafalan ayat-ayat Al-Quran. jujur aku sangat terimakasih dengan ustadz guru ngaji ku ketika aku masih kecil, menamamkan nilai-nilai agama sangat diajarkan di pengajian Asy-Syifa deket rumah ku :D.
mama ku dan papa ku menitipkan anak-anaknya untuk diajarkan agama pendidikan agama Islam secara dan sesuai dengan Al-Quran dan Al-hadist.
besyukur aku tidak begitu kaget dengan semua kurikulum di SMP ku, aku lebih selangkah maju dengan kebanyakan anak-anak yg lainnya.
seiring jalannya waktu aku mengikuti semua apa yg menjadi kurikulum di sekolah aku, yaitu SMP MUHAMMADIYAH 28 Bekasi. di sini lah aku berteman dan bersahabat dengan semua karakter temen-temen ku yang alim, badung, abu-abu, putih dan polos. aku merasakan semua fase tersebut, tapi karena aku selalu diawasi dengan mama dana papa ku aku merasa lebih nyaman ketika jam 9 malem sudah di rumah. aku dulu cuma ada sepeda itu pun aku pakai di kala hari minggu dan sabtu sore mengelilingi sekitaran rumah aku :))
orang tua aku ngajarin bahwa anak perempuan itu harus ada di rumah abis isya, kecuali BIMBEL (bimbingan belajar). papa ku ketika aku menginjak remaja dia selalu mengetahui ketika aku mengalami guncangan perasaan ketika bersama lawan jenis, dan papa selalu mengatakan "papa ga ngelarang buat susan jatuh cinta, cuma papa ngelarang susan buat pacaran kan masih sekolah" aku pun disitu langsung ngejawab "iya pah, susan ga pacaran kok, kan susan mau jadi hakim atau pengacara. kalo udah sukses boleh kan pah?". celotehan anak SMP begitu lah ketika ia tidak memikirkan apa itu arti "CINTA" seakan diriku paling bener di kala itu tetapi papa ku mengajarkan aku akan arti ngesebuah kesederhanaan "CINTA" sekana papa tidak mengijinkan aku pacaran karena aku masih sekolah dan masih panjang perjalanan yg aku harus lalu. papa ku dengan mama cukup berbeda, mama seakan marah ketika tetangga ku menanyakan "teh susan ga malem mingguan, di rumah aja" dan mama selalu menjawab "si susan mah ga boleh pacaran sama saya, masih bocah juga belom juga ngerti apa itu cinta lagian masih sekolah ga bagus nanti ngerusak nilai, ga pacaran aja males belajar apalagi pacaran"ucap mama dengan nada ibu-ibu pada umumnya.
berkali-kali ustadzah aku bilang "kalian akan menemukan pasangan masing-masing sudah ada itu hanya saja Alloh masih menyimpan dan memilih yang terbaik buat kalian" ucap ustadzah ku.
"kalian seorang muslimah kalian yg harus diwajibkan adalah memakai jilbab ketika kalian sudah baliqh, kalian sudah haid berarti wajib hukumnya memakai jilbab" ucap ustadzah ku setelah ia menasehati ke aku dan beberapa teman soal pasangan hidup.
yang aku selalu inget ucapan dari ustadzah ku "kalian kalo melihat lelaki coba lah liat jempol kakinya, agar kamu terhindar dari zinah mata" dan aku selalu melanggar perkataan ustadzah aku ini karena setiap kali aku ada yg memanggil aku selalu melihat muka berserta mata lelaki yang menanggil aku. "dia ga pake sendal ya Alloh, maafin aku jika mata ini jadi zina" ucap ku sambil memohon ampun.
masa SMP di mana masa ini aku habiskan bimbel di ssc, les matematika, dan mengaji di pengajian Asy-syifa.
masuk SMA mama ku dan papa ku menginginkan aku di SMA BANI SALEH, apalah daya aku mengikuti keinginan kedua orang tua. hati si pengennya ya di AL-Azhar cuma keadaan ekonomi yang harus membagi dengan kakaku yang sedang kuliah di IPB.
dan aku pun masuk kesekolah yang berbasis agama Islam, cuma beda yayasan saja kalo SMA.
padahal aku pengennya di SMA MUHAMMADIYAH 1 Yogyakarta, tapi gugur karena jarak yang menjadi alesan kedua orang tua aku.
"SMA di mana aja sama, mama sama papa mau susan itu di Bani Saleh aja. jarak juga cuma jalan kaki, kalo bolos bisa ketauan" ucap mama ku
Bani Saleh merupakan sekolahan yang masih satu wilayah dengan rumah ku, cuma jalan kaki 7 menit dari rumah sudah sampai di sekolah.
lagi-lagi di sini aku menemukan persahabatan yang cukup erat di antara kami, aku dari alumnus SMP MUHAMMADIYAH 28 Bekasi yang masuk ke BANI SALEH ada 4 orang  bersama aku sendiri, ada Fauziah Khairunnisa
Fauziah alias Annis temen dari SMP- SMA :))

Annis begitu panggilan akrab aku ke dia, dia sosok yang tegas, sekali kali dia juga lucu. bahkan dia yang mengajarkan aku matematika ketika aku kesulitan memahami matematika di SMP maupun di SMA :p
Annis bertiga saudara, dia anak kedua, dua saudaranya laki-laki. makannya dia disayang banget sama ibunya :D
kita dari SMP udah bareng-bareng terus udah hatam masalah keterlambatan, hobinya ya dihukum ngafalin ayat-ayat Al-Quran. 
aku salut sama Annis dia mau berbagi apapun yang teman maupun sahabatnya lagi kesulitan, dia sososk perempuan yang pintar bermain musik. kadang kita suka karokean bareng di rumahnya, dia maenin alamat musik keyboardnya aku yang menyanyinya dia ga les musik tapi belajar sendiri. 
dia selalu mengajarkan aku "semuanya bisa dipelajarin san, asal kita mau belajar aja" begitu ucapan dari seorang Annis. 
aku hanya menjawab "iya nis, semua bisa dipelajari termasuk matematika ini" sambil nunjuk buku matematika dasar SMA.
banyak cerita dan banyak ketawa-ketiwinya bareng Annis kesukaan kita sama yaitu Winnie the Pooh :)
kita sukanya ya wajar-wajar aja sih tidak begitu parah seperti pada umumnya.
kedua adalah Putri Oktarina 
menceritakan tentang Putri, selalu inget ketika pertama kali kenal dia, selalu bilang "aku puput" dari situ aku selalu memanggilnya puput.
cuma hanya waktu SMA dia dipanggil Putok (Putri Oktarina) ini panggilan kesayangan dari salah satu temen aku yang kenal pas di SMA BANI SALEH.
Foto putok sebelum ilang diperederan kontak :(



ketika SMA putok merupakan sosok yang menyenangkan, dia sempet mengikuti ajang-ajang model.
yang tau hanya aku, annis, wiwi, dan itu kita posisinya tau setelah putok bilang kenapa dia jarang sekolah.
dia punya kesamaan sama aku, dia jarak sekolah dengan rumahnya hanya berapa langkah saja.
putri merupakan dari keluarga yang semuanya dari Hukum.
makannya dia cita-citanya meneruskan kehakiman seperti alm papanya.
tapi putri memutuskan untuk tidak mengambil kuliah hukun di UNPAD Bandung.
karena dia ga mau ngebebanin almh mamanya buat ngebiayain kuliahnya.
aku belajar dari putok yaitu  kita punya punya cita-cita punya yayasan untuk anak jalanan di Bekasi.
aku merasa lumpuh ketika mengingat cita-cita keinginan punya yayasan buat anak jalanan, jika kamu ga ada put :(
semoga Alloh memberikan kemudahan untuk mewujudkan cita-cita mulia kita ya put, walaupun aku harus berjalan sendirian.
kita masih nunggu ke pulangan kamu put, kita masih nunggu senyuman kamu buat panggil nama kita satu-satu, bahkan aku masih nunggu buat kamu mengajak aku nonton bioskop.
aku selalu berdoa untukmu put, kelak kamu telepon aku, dan aku membawa kamu pulang ke Bekasi.
aku, Annis, Putri kita temanan dari SMP bahkan SMA.
kita mulai akrab setelah kita penjurusan IPS, dan aku di jurusan IPS ketemu wiwi septiani.
ketiga adalah Wiwi Septiani
wiwi bukan dari alamater SMP yang sama, tetapi kita mulai deket setelah penjurusan.
aku pertama duduk di kelas 11 IPS 1 bareng Wiwi.
aku biasanya panggilnya cil, dari kata dasar kecil :))
aku belajar dari wiwi tentang kehidupan kedua orangtuanya, orang tuanya berwirausaha warung nasi padang, padahal wiwi bukan orang padang. merintis diusaha warung padang merupakan yang aku kagumi, soalnya wiwi engga punya keturunan dari asli orang minang.
papa nya wiwi sempat lama bekerja di warung padang di Kalimantan, lalu singkat cerita papanya wiwi dipercaya untuk membuka warung padang dari pemilik warung padang tersebut.
warung padang yang dijalanin lancar dan sukses, akhirnya papanya wiwi merintis di kota Bekasi, menurutku tidak mudah untuk merintis warung padang yang bukan asli orang padang, itu perlu ketekunan dan keuletan yang tinggi. aku bangga mendengarkan semua kisah yang diceritain wiwi tentang perjalanan usaha warung padangnya.
aku belajar dari pengalaman kisah perjuangan kedua orang tuanya wiwi, bahkan wiwi merupakan teman yang nemenin perjuangan ku kuliah.
inshallah tahun ini aku SELESAI, aku hanya berdoa semoga dimudahkan dan dilancarkan segalanya

aku dan Wiwi :))

aku dan wiwi udah mengalami persahabatan yang asam, manis, kecut. 
mulai kita musuhan, baikan lagi, sampe jarang ketemu walaupun satu tempat kuliah walaupun dipisahkan kosan :p
aku merasa bangga bisa mengenal sosok wiwi, yang tidak memilih berteman, bersahabat, dengan orang. bahkan terkadang suka kesel sama sikap dia yg belum tau orang itu jahat apa engga. kadang suka ga tega ngeliat dia nangis cuma gara-gara cowok, dia selalu ngeceritain masalah perasaan hatinya ke aku. walaupun aku buta soal pacaran, tapi setidaknya aku paham gimana menenangkan sahabat aku sendiri ketika ia nangis.
kita persahabatan samapai sekarang sampai detik ini bahkan aku belum jadi sarjana, dia udah jadi SE dia tetep sahabat Susan Agustin :D
keempat dia adalah Iqbal Ramadhan
dia satu-satunya sahabat lelaki yang bertahan main sama aku, wiwi, putok, annis. 
sifatnya bisa bilang beda sama laki-laki mushola.
ngerokok hobinya :p
futsal basket renang merupakan hobinya, aku mengenal sosok iqbal alias item di SMA Bani Saleh.
item sebutan aku buat dia. 
dia itung-itungan matematika dasarnya jago, otaknya ada. aku selalu diajarin mengenai matematika dasar sama item.
item cuma lemah di akuntasi, entah kenapa dia selalu remedial akuntasi, sedangkan aku remedial matematika -___-
kita pun saling berbagi ilmu, aku ngajarin akuntansi, dia ngajarin aku matematika dasar. 
itu sampai UN tiba.

Iqbal aktivis kampus :))


mungkin diantara kita (aku, wiwi, putok, annis )paling deket ke item ya aku -___-
item paling jago buat nangisin anak orang (bete seharian). ya yg suka di bully wiwi kalo ga putri, kalo ga ada ya aku -____-
tapi dia sahabat cowo yang tau ketika sahabat perempuan lagi terkena pms (pre menstrual syndrome)
dia rela dibetein seharian, dengan catatan beliin dia nasi goreng di kantin, dasar cowo bayaran -__-
kalo diantara kita lagi pms  item cuma bisa iya, iya, sama diemin terus tidur di mejanya aku.
aku ada masalah apa-apa ceritanya ke item, mau kemana-mana selalu minta diantar dia. 
selagi dia jomblo :p
engga hanya aku, wiwi juga begitu sama aja kaya aku :p
aku belajar dari sosok dia, tidak pernah mainin perasaan wanita (mantannya) begitu menurutku. 
dan ibal pun pernah menasihatiin aku dan wiwi sebelum kita pergi ke Purwokerto "lu yang akur ye di tempat orang, jaga sikap orang jawa pan lembut-lembut. apalagi lu ndut ga usah gerasak gerusuk jadi cewek, lu juga wiwi jangan mainin hati cowo jawa. lu berdua jaga sikap lu" ucap dari seorang lelaki yang biasanya amburadul seketika seperti sosok laki-laki kedewasa. 
sampai saat ini aku tanaman kan ngomongan ibal di otak ku, jaga sikap aku harus bisa membawa diri, aku tinggal di mana tata krama diliat, aku harus jaga sikap dan ucapan, setidaknya aku berusaha mengikuti culture  orang jawa. 
kelima adalah siti nurjannah, aku banyak belajar dari dia. 
aku belajar banget dari kehidupan siti. dia bertekad ingin jadi perawat, akan tetapi pupus sudah ketika keadaan ekonomi kedua orang tuanya.
dia selalu bilang "mami siti mau jadi perawat mau obatin bapak siti yang sakit-sakitan mih, bisa kan ya siti kuliah kaya mami" ucapan tersebut aku hanya bisa diam. begitu mahal biaya pendidikan keperawatan buat seorang siti yang mempunyai 3 adik yang masih kecil-kecil. 
aku hanya diam seribu bahasa, andaikan papa ku presiden, andaikan aku papa ku walikota. 
"bisa ti, bisa" ucapku diiringin doa untuknya.
siti selalu ada ketika aku liburan panjang, dia yang menemani aku. 
dia rela sampai meninggalkan hari libur kerja untuk menemaniku jalan-jalan di mall.
terkadang aku hanya bisa berdoa dan berharap "yaAlloh ijinkan aku punya perusahaan untuk membantu sesama"
dari siti lah aku bertekad untuk punya perusahaan untuk yang tidak berijasah.
semoga semesta alam meridhaiNya :))

samping kiri, namnya Siti temannya aku :))


perjalanan aku tidak hanya SMA, untuk mencari jati diri, hingga di akhir masa kuliah ku, aku menjadi diri sendiri yaitu Susan yang lebih baik tiap detik, jam, bulan bahkan tahun.
keputusan kembali untuk berjilbab (kembali) adalah mama dan papa ku, dan aku baru sadar mereka  telah mengajari aku dan menanamkan aku nilai-nilai keIslaman sejak dini, tapi aku saat itu kurang pandai membagi sisi keegoisan dan kewajiban aku sebagai seorang yang beragama Islam,
akhirnya aku memutuskan untuk berjilbab. keputusan ini aku sampaikan kepada mamaku dan papaku bahwa aku ingin berjilbab. "mah susan pake jilbab lagi ya, tadi susan udah beli kerudung buat sehari-hari kekampus"ucapku lewat telepon "iya yang istiqomah lagi ya, jangan suka bolong-bolong lagi solatnya" ucap mamaku.
aku pun mulai berjilbab untuk menyempurnakan kewajiban yang telah di firman kan oleh Alloh di Al-Quran.
keputusan aku disambut dengan semua penuh suka duka.

kerudungan dengan gaya biasa :p


sebuah perjalanan dan istiqomah aku lewatin, semua dengan berbagai ujian dan cobaan. aku hanya bisa berdoa sewaktu aku diberikan kesempatan untuk pergi umrah, akan ku ajak kedua orang tua ku untuk berangkat kesana untuk bersujud dihadapan bai'tullah.  aku terus berdoa dan berdoa semoga Alloh meridhai aku dan orang tua aku untuk umrah dengan hasil rejeki aku :D
karena aku yakin doa setiap umat di muka bumi ini akan dikabulkan, jika kita selalu mengingat akan kewajiban kita sebagai umatNya. 
"jauhi laranganNya, dekati perintahNya" kalimat itu yang selalu aku tanamkan di lubuk hati aku. hati hati dengan ucapan, ucapan adalah "doa"
doa dan hijab dua yang aku menjadi satu kesatuan dalam hidupku, semoga bertambah usia aku dan usia hijab ku aku menjadi umat pilihan Alloh untuk selalu di jalanNya.
karena setiap umat Alloh berhak mendapatkan permohonan ampun kecuali umat tersebut telah musyrik (meduakan Alloh).
semoga Alloh senantiasa mejaga ke imanan aku untuk berhijab disertai dengan akhlak yang semakin baik.

pake pashmina pertama :p

aku seorang wanita yang sedang dan selalu beristiqomah di jalanNya, semoga Alloh senantiasa memeluk aku dengan balutan keimanana dan keIslamanan yang luar biasa.



Abis manis, sepat dibuang

abis manis sepat dibuang, mungkin pribahasa seperti ini yang tepat ditunjukkan untuk aku. kenapa harus aku TUHAN ? ah sudahlah tidak baik juga mengeluh kenapa mesti diriku yg menerima pepatah ini. mungkin Tuhan mengajarkan aku buat menjadi manusia yg lebih tegas lagi, bukan karena kasihan. mungkin Tuhan mengajarkan aku bagaimana cara untuk menolak ajakan yg ngerugiin waktu dan tenaga. ya Tuhan bukan berarti aku tidak ikhlas Tuhan, bukan tapi ah sudahlah Tuhan. diriku hanya ini mendapatkan peluk kan dariMu, dan aku hanya ingin menjadi manusia yang merasakan fase seperti kebanyakan umatMu Tuhan yg menerima ujian maupun cobaan dengan selalu taat kepadaMu.
Tuhan jadikan aku umatMu yg selalu senantiasa bersyukur, umatMu yang selalu diberikan kemudahaan, umatMu yang selalu diberikan kebahagiaan serta umatMu yang selalu akan ingat larangan-laranganMu.
Tuhan di kala hati ini sedih hanya Engakau ya Tuhan yg mengerti bagaimana perasaan aku ketika dimanfaatin, disikut sana-sini, bahkan ah sudahlah.
ketika aku sedang dititik di mana semuanya menyedutkan aku, aku selalu merindukkan persahabatan kala SMA, Tuhan aku rindu dengan sahabatku ketika aku SMA. Tuhan aku rindu kebersamaan ketika aku belajar arti kesetiaan pertemanan, persahabatan, Tuhan aku kangen sama Putri Oktarina.  dia tidak ada kabar. bahkan aku dan annis menjenguk almh ibunda putri kita janji buat selalu ada bersama Putri. Tuhan berilah kesempatan untuk aku memeluk sahabat aku Tuhan berilah kesempatan untuk aku melihat putri tersenyum sedia kala Tuhan.


Tuhan jika aku dipertemukan kembali dengan Putri, aku akan peluk dia Tuhan, aku tidak akan ngebiarin dia sendiri ketika kedua orang tuanya telah di SyurgaMu. Tuhan aku titip putri ke Engkau jaga ia Tuhan, berikan kebahagiaan selalu, berilah kesempatan untuk kita ketemu dengan dia Tuhan.

Putri Oktarina kesayangan aku, kamu di mana put ?
gue kangen sama lu !
gue mau kita maen lagi.
makan eskrim.
makan spageti.
nyalon bareng.
nonton pensi.
nonton bioskop.
ah Putri lu kudu liat gue jadi sarjana put.
lu sehat kan ?
gimana lu di sana ?
lu udah makan kan ?
ga ada yg bikin lu nangis kan?
kita di sini nunggu lu put.
pulang dong.
gue bakal pulang ke Bekasi put tahun depan.
telpon gue kek put, sms gue kek, bbm gue kek.
Putri :'(((
 "gue berharap semoga kita sewaktu hari bisa ketawa-ketiwi lagi"

Tamasya

assalamualaikum......
mau cerita aaaakkk udah lama ga nulis blog..muhehehe
sedikit ngeceloteh lagi ah~ hehehe

Febuari  2013 tepat di mana setahun yang lalu KKN berakhir, perasaan pas ninggalin posko ya gitu deh sedose (sedih). apalagi awalnya ga kenal dan kudu bareng-bareng selama 35 hari di desa orang, anggotanya dari berbagai fakultas. aaaaaaakk ini ni yang paling sedih kudu ninggalin kamar kosan, temen-temen sekre walaupun kerjannya nyenyong doang :p
tapi selepas dari kehedonan bocahan sekre, paling sedih ya ninggalin kebiasaan anak kosan, liburan panjang :((
praaaaaaakkkkkk dapet kelompok KKN yang ah sudahlah miris kalo nginget dulu-dulu muhahaha
anak-anaknya ya ALLOH asoy bro ! asoy~ hahaha paling seru mah kepemimpinan KORMADES (koordinator mahasiswa desa). yang OTORITER muhahaha cuma sih pribadi ga apa-apa toh 35 hari, makin kerja makin keliatan kelompok desa mana yang paling banyak kegiatannya :p
pasca KKN berakhir kita pun diundang buat main lagi ke desa, seneng, bingung, dll soalnya ga semuanya bisa ikut :(( lagi-lagi perempuan paling cantik ya AKU ! hahaha yang lainnya laki-laki.
janjian jam 7 jalan dari kosan flamboyan jam 7:30 biasa JAM INDONESIA hahaha :p
perjalanan seperti biasa ngakak, ngikik ketawa-ketiwi dan lain-lain, sampe di desa aaaaakk sayangnya ga lengkap pasukannya.
mami uzi, sibuk mau SEMNAS besok senin
bunda putri, ada acara di UKKI
cipau, KOAS
kak teddy, juga sama sibuk sama dunia keperawatannya
jadi yang ikut ya orang-orang terKECE muhahaha.
pertama turun dari mobil rentalan muhahaha kita nyamperin pak kades (kepala desa) kita masuk terus salaman duduk-duduk, rumpi paripurna sebentar sama pak kades lalu kita ke induk semang *wohohhohohohoho POSKO KKN men muhahahaha
turun dari mobil memori-memori setahun yang dulu kebuka lagi, di mana fase-fase ini masih lugu kaca bocah SD.hahaha
salaman sama bapak ibu, indah. aaaaaakkk POSKO kamar diisi empat perempuan cantik dan kece dan berbagai rasa manis pahit asem jadi satu di ruang itu (kamar belakang) IYA kamar paling panas kalo siang, DINGIN kalo malem (dibaca asbes) hehhe :p
cuma ya begitu lah kita tim perempuan tidak akan betah jika pukul 12:00 di dalam KAMAR PANAS LUAR BIASA~
kami (abang con, abang ded, mas eri, mas andri, dan aku) tidak lama di sini, soalnya kita sudah ditunggu bunda pon, mba fitri pak liwon dan si kecil ALI. *wohohoho*
lagi-lagi kita harus pamitan ke ibu bapak dan indah, karena waktu yang terbatasa.muhahaha :p
*wuhuhuhhuuhu~ ada bunda pon yang waktu itu tuh pake baju warna pink makin kece sih bunda :D
ada pak liwon dan mba fitri yang udah siap menyambut kita *terharu* aaaakkkkkk seneng bisa liat orang-orang baik yg dulu ngajarin dan bikin betah di desa BENDUNGAN.hahaha
oiya kita menyatap makan siang buatan mba fitri sama bunda pon *wohoho ALHAMDULILAH makan gratis. hehehe :p
karena bunda pon sama mba fitri mau kasih kita oleh-oleh yasudahlah bunda pon sama mba fitri ngajak masak, ini lah di mana SUSAN AGUSTIN ditantang masak.hahahaha :D

konsentrasi banget kan :p 

aakk anaknya bu Rus  kalo masak serius banget :D waktu itu aku sama mba fitri masak yuhuy~ masak pisang sale :)) asli Bendungan dan ala-ala chef Susan Agustin.hehehe :D
beginilah kalo yang ikut cuma satu anak gadisnya, bunda, mami, cipau ga ada :(( kalo ada mereka pasti aku cuma bisa liatin hahaha :D 
disela-sela masak semua ada aja adonan yang jatoh :(( nyusahin banget perasaan Susan Agustin aaaaakkk bunda sama mba fitri malah ngtawain sambil senyum-senyum "hati hati ndo, nanti kena bajumu" aku sambil tersenyum dan pasang muka bersalah "iya bun, mba maafin ya ga sengaja adonannya jatoh deh" mba fitri "yoweits yoweits ga apa-apa toh sing penting bajumu ga kotor" lagi-lagi mereka memaklumin aku.hahahaseeek :p 

berani kotor itu baik :p

ekspresi selesai masak-memasak hahah :p aslinya yang kepo masak yah bang dedi dia punya jiwa ibu-ibunya lebih dibanding aku, mami, bunda :)) 
masak apapun dia jago, tapi engga tau kenapa pas waktu itu dia sok-sokan ngebully jadinya aku yang masak :p
asli jepretannya bang dedi :D 
pokoknya di dapur cuma rame sama celotehan aku, bunda, mba fitri sama bang ded *EHM perempuan semua kan di dapur* muhahaha :p
oh iya di depan aku tuh ada sawah yang luar biasanya bagus loh.heheh cekidot 

benerkan ijo sawahnya :p

setelah semua masakan beres bunda sm mba fitri siapin bekel buat di perjalanan ke Purwokerto, kita mampir dan nganterin bunda pon balik kerumahnya, dan di rumah bunda pun kita disediain makanan buatan bunda *wohoho ALHAMDULILAH.
sayangnya aku ga sempet ngefoto makanan yang bunda pon sajikan ke kita :(
jadinya ga ada dokumentasinya deh. 

di perjalanan kita kejebak ujan, dibanding kejebakan masa lalu muhahaha :p
ya lagi-lagi di sini kelakuan bang ded sama eri semakin parah -____- 
untunglah duduk di samping bang con :p ga kena bullyan mereka hahahahahaha 
cekidot perbuatan mas eri ke bang dedi.muhahaha 

pasrah banget bang ded :p

oiya yang pake baju ijo mas Andri, dia temen deketnya bang dedi, anggap aja anggota tambahan :p
ujan pun makin deras menguyur mobil rentalan dan di tengah perjalanan pun mengdokumentasikan pribadi