aku percaya akan janji Tuhan yang mengatakan "Man Jadda Wa Jadda" yang artinya barangsiapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. mantra ini selalu ampuh ketika krisis kepecayaan menurun. sifat manusia yang kadang krisis kepercayaan dalam menjemput keberhasilannya bisa dibilang naik-turun menjadi faktor yang diam ditempat. rasa seperti ini wajar ketika pribadi mengalami krisis yang hebat untuk meraih kesuksesan.
ketika usaha yang kita rintis dititik maksimal, Tuhan akan melihat usaha jerih payah kita. Tuhan akan menjawab keresahan didalam diri, ketidakpastian, kecemasan. Tuhan Maha Besar, Tuhan Maha Kaya, Tuhan Maha Agung. aku percaya, percaya akan kekuataan doa serta kesabaran yang dijalanin. Tuhan mencatat segala usaha jerih payah kita, melihat keringat kita, keluh kesah. apa yang kita pikirkan semua Tuhan Maha Tahu lagi Maha Penyayang.
Setiap manusia mempunyai ujian dan cobaan masing-masing, Tuhan sudah menakar sesuai dosis. tak ada jalan keluar selagi masih ada matahari yang terbit dari timur dan terbenam dari barat. sama halnya tugas akhir, iya lagi-lagi aku disini mau ngeceloteh gunda gulana keresahan dan kecemasan sebagai mahasiswa tingkat akhir. manusia bisa berencana Tuhan yang berkehendak, prinsip itu pun aku pake ketika ujian dan cobaan menghampiri. ikatan emosional pribadi dan emosional dengan Tuhan sangat erat ketika manusia dibawah titik kecemasaan, dan ketidakpastian. andai bisa dihitung rasa kecemasaan dan ketidakpastian tak akan mampu manusia menghitungnya. ya lagi-lagi Tuhan mengapusnya dengan sejutan rasa kepastian dan kegembiraan.
kadang rasa kegembiraan pun Tuhan masih memberikan rasa kecemasan yang selalu bersinggah dihati. sampai tugas akhir selesai, rasa kecemasan akan muncul tetapi Tuhan selalu memberikan setitik kepastian menuju kesuksesan. pintar-pintarlah mengatur rasa bersyukur akan datangnya kenikmatan yang Tuhan sudah atur demikian rupa indahnya. "Man Jadda Wa Jadda".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar