malem menjelang pagi, acara televisi sudah mulai tak sejalan apa yang aku inginkan,
televisi seakan menjadi benda hanya untuk meramaikan malem menuju dini hari yang diselimuti dinginnya embun pagi.
pembicaraan yang tak arah tujuan, seperti air bah yang ramai dibicarakan di media.
aku sibuk dengan chanel yang disajikan dari sebuah benda berbentuk kotak.
akhir-akhir ini media kotak tersebut memberikan sajian yang menurutku benar, tetapi sewaktu-waktu benda kotak tersebut menjadi tempat yang tidak layak untuk dilihat.
benda kotak tersebut semakin ramai dengan para penguasa media, penguasa yang akan haus jabatan pemerintah RI saat ini.
benda kotak tersebut iya dia, dia yang membuat dan mengubah persepsi setiap orang berbeda-beda untuk menanggapi apa yang disajikan.
benda kotak ajib tersebut pun mensajikan acara, yang crewnya terlihat di layar dan sangat happy lalu mereka ikut goyang. goyang yang telah dikomando oleh seseorang untuk menghibur.
ah televisi engkau melebihi apa yang seharusnya disajikan tapi aku sendiri masih tetap melihatmu teletevisi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar